India Requests Weekly Oil Import Data from Refineries Amid Trade Talks with US
Back
Back
4
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedJan 2
Sources1 verified

India Minta Data Impor Minyak Mingguan dari Kilang Amidat Perundingan Dagang dengan AS

Tim Editorial AnalisaHub·2 Januari 2026
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

India telah meminta kilang minyaknya untuk memberikan data mingguan tentang impor minyak dari Rusia dan AS, di tengah perundingan dagang yang sedang berlangsung dengan Washington. Langkah ini dipandang sebagai upaya untuk mengatasi kekhawatiran AS atas meningkatnya pembelian minyak India dari Rusia, yang telah melebihi 1 juta barel per hari sejak konflik Ukraina dimulai. Pengumpulan data, yang dipimpin oleh Unit Perencanaan dan Analisis Minyak Bumi (PPAC) India, bertujuan untuk memberikan informasi yang tepat waktu dan akurat untuk mendukung perundingan dagang.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

India Minta Data Impor Minyak Mingguan di Tengah Perundingan Dagang dengan AS

Latar Belakang Perundingan Dagang India-AS

India telah meminta kilang minyaknya untuk menyerahkan data mingguan tentang impor minyak mentah dari Rusia dan Amerika Serikat. Langkah ini diambil saat New Delhi terlibat dalam perundingan dagang sensitif dengan Washington. Pengumpulan data ini dipimpin oleh Unit Perencanaan dan Analisis Minyak Bumi (PPAC) di bawah Kementerian Perminyakan. Informasi ini dilaporkan diperlukan oleh kantor Perdana Menteri Narendra Modi untuk memfasilitasi diskusi perdagangan yang sedang berlangsung.

Pentingnya Data Impor Minyak Secara Strategis

Permintaan data impor mingguan ini dipandang sebagai langkah strategis untuk mengatasi kekhawatiran yang diajukan oleh Amerika Serikat terkait meningkatnya pembelian minyak India dari Rusia. Sejak dimulainya konflik Ukraina pada tahun 2022, India telah muncul sebagai pembeli terbesar minyak mentah Rusia, dengan impor melebihi 1 juta barel per hari. Lonjakan ini telah memicu reaksi keras dari negara-negara Barat, yang telah menjatuhkan sanksi pada sektor energi Rusia, dengan alasan bahwa pendapatan minyak tersebut digunakan untuk mendanai upaya perang Moskow.

Implikasi Perdagangan dan Hubungan AS-India

Amerika Serikat telah berupaya mengurangi defisit perdagangannya dengan India dan telah menggandakan tarif impor barang-barang India menjadi 50% tahun lalu, sebagian sebagai respons atas pembelian minyak Rusia yang signifikan oleh India. Perundingan dagang saat ini antara kedua negara ini kompleks dan menghadapi tantangan. Dengan mengumpulkan data impor mingguan yang rinci, India bertujuan untuk memberikan informasi yang tepat waktu dan akurat untuk mendukung posisinya dalam perundingan ini.

Dampak Pasar dan Ekonomi

Persyaratan pengumpulan data baru ini diharapkan dapat memberikan transparansi yang lebih besar dalam lanskap impor minyak India. Hal ini juga dapat mempengaruhi pola impor India, yang berpotensi menyebabkan penurunan impor minyak Rusia ke bawah 1 juta barel per hari karena India berusaha menyeimbangkan hubungan dagangnya dengan Rusia dan AS. Perkembangan ini menyoroti dinamika rumit perdagangan energi global dan hubungan geopolitik.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
2 weeks ago
Read Time
11 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Energy TradeIndia-US RelationsOil Imports

Key Events

1

India Requests Weekly Oil Import Data

2

Trade Negotiations with US

Timeline from 1 verified sources