Key insights and market outlook
India mengubah strateginya untuk menghadapi potensi tarif impor 50% yang diberlakukan Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Trump. Negara tersebut kini mencari kesepakatan perdagangan dengan negara lain, setelah baru-baru ini menandatangani kesepakatan dengan Selandia Baru, Inggris, dan Oman. Sekretaris Perdagangan India, Rajesh Agrawal, menekankan bahwa kesepakatan dengan Selandia Baru adalah kesepakatan perdagangan ketiga tahun ini 1
Sebagai respons terhadap potensi tarif impor 50% oleh Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Trump, India sedang mendiversifikasi strategi perdagangannya. Negara tersebut telah aktif melakukan dan menandatangani kesepakatan perdagangan dengan berbagai negara untuk mengurangi ketergantungannya pada pasar AS. Baru-baru ini, India menandatangani kesepakatan perdagangan dengan Selandia Baru, Inggris, dan Oman, menandai langkah signifikan dalam diplomasi ekonominya 1
Menurut Rajesh Agrawal, Sekretaris Perdagangan India, kesepakatan perdagangan dengan Selandia Baru adalah kesepakatan ketiga di tahun 2025, menunjukkan pendekatan proaktif India dalam memperluas jejak perdagangan globalnya. Kesepakatan ini diharapkan dapat meredam dampak potensi tarif AS terhadap perekonomian India.
Pergeseran strategi India ini mencerminkan dinamika perdagangan global yang berubah, di mana negara-negara semakin berusaha mengurangi risiko yang terkait dengan kebijakan proteksionis. Dengan membangun hubungan perdagangan baru, India bertujuan menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian lingkungan perdagangan internasional.
India Signs Trade Deals with Multiple Countries
Potential US Tariff Imposition