Key insights and market outlook
Saham baja India, termasuk Tata Steel dan JSW Steel, naik 2-5% setelah pemerintah mengenakan tarif impor 3 tahun untuk mengurangi impor baja murah dari Tiongkok. Tarif 12% akan menurun menjadi 11,5% dan 11% di tahun-tahun berikutnya. Langkah ini bertujuan untuk melindungi produsen baja domestik dari impor yang meningkat.
Pemerintah India telah mengenakan tarif impor 3 tahun atas produk baja untuk menghadapi meningkatnya impor baja murah dari Tiongkok. Langkah ini diharapkan dapat membantu produsen baja domestik, termasuk Tata Steel dan JSW Steel, yang melihat saham mereka naik 2-5% atas berita tersebut.
Tarif, juga dikenal sebagai bea pengaman, akan dikenakan sebesar 12% pada tahun pertama, menurun menjadi 11,5% pada tahun kedua, dan 11% pada tahun ketiga. Keputusan ini dibuat setelah otoritas perdagangan India menemukan bahwa lonjakan impor baja merugikan produsen domestik.
Pemberlakuan tarif impor telah dilihat sebagai langkah positif oleh pasar, dengan saham baja bereaksi positif. Tata Steel dan JSW Steel merupakan salah satu pendorong utama, dengan saham mereka naik 2,4% dan 5%, masing-masing. Produsen baja lainnya, seperti Steel Authority of India dan Jindal Steel, juga melihat saham mereka meningkat 2,5% dan 3,5%.
Import Tariff Imposition
Steel Stock Price Increase