Key insights and market outlook
Bharat Coking Coal Ltd (BCCL), anak perusahaan Coal India, berhasil mengumpulkan $118,65 juta melalui penawaran umum perdana (IPO) yang terserap penuh pada hari pertama. IPO ini menerima penawaran sekitar 913,5 juta saham terhadap 346,9 juta saham yang ditawarkan. Ini menandai pencatatan pertama di papan utama India pada 2026. Dana tersebut diperoleh saat India, produsen baja mentah terbesar kedua di dunia, berupaya mengurangi ketergantungan impor di tengah meningkatnya permintaan dan upaya mengamankan sumber pasokan baru.
Bharat Coking Coal Ltd (BCCL), anak perusahaan Coal India, berhasil mengumpulkan $118,65 juta melalui penawaran umum perdana (IPO). Penawaran tersebut terserap penuh pada hari pertama, menunjukkan minat investor yang kuat di sektor energi India. IPO ini menerima penawaran sekitar 913,5 juta saham terhadap 346,9 juta saham yang ditawarkan, menunjukkan permintaan signifikan untuk saham tersebut.
IPO ini menandai pencatatan pertama di papan utama India pada 2026 dan datang pada saat India, produsen baja mentah terbesar kedua di dunia, secara aktif berupaya mengurangi ketergantungan pada impor. Meningkatnya permintaan batubara kokas, bahan baku penting dalam produksi baja, telah mendorong upaya untuk mengamankan sumber pasokan baru. Sebagai produsen utama batubara kokas, pencatatan BCCL sangat signifikan secara strategis untuk kebutuhan industri India.
Keberhasilan IPO ini mencerminkan kepercayaan investor pada anak perusahaan Coal India dan sektor energi yang lebih luas. Sebagai produsen utama batubara kokas, BCCL sangat strategis untuk memenuhi kebutuhan produksi baja India yang terus meningkat. Dana yang diperoleh kemungkinan akan mendukung rencana pertumbuhan perusahaan dan berkontribusi pada keamanan energi India.
BCCL IPO
Successful Listing
Capital Raising