Key insights and market outlook
Ekonomi India tumbuh sebesar 8,2% pada Kuartal III-2025, melampaui perkiraan meskipun menghadapi tarif resiprokal hingga 50% yang dikenakan oleh Presiden AS Donald Trump. Pertumbuhan ini terutama didorong oleh aktivitas manufaktur, konstruksi, dan konsumsi domestik yang kuat. Jasa keuangan dan real estat juga memberikan kontribusi signifikan dengan pertumbuhan 10,2% selama periode Juli-September.
Ekonomi India menunjukkan ketahanan luar biasa pada Kuartal III-2025 dengan mencapai pertumbuhan 8,2%, meskipun menghadapi lingkungan perdagangan global yang menantang. Lintasan pertumbuhan tetap terjaga meskipun adanya tarif resiprokal hingga 50% yang diberlakukan oleh Amerika Serikat di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump.
Performa ekonomi yang kuat terutama didorong oleh tiga sektor utama:
Selain itu, sektor jasa keuangan dan real estat memberikan kontribusi substansial dengan mencatat pertumbuhan 10,2% selama kuartal Juli-September. Pertumbuhan di sektor jasa ini membantu menjaga momentum ekonomi India meskipun adanya tekanan perdagangan eksternal.
Tingkat pertumbuhan Kuartal III-2025 sebesar 8,2% ini mewakili peningkatan dari pertumbuhan 7,8% yang tercatat pada Kuartal II-2025, menunjukkan aktivitas ekonomi yang semakin meningkat. Performa ini sangat menonjol jika dibandingkan dengan banyak ekonomi lain yang menghadapi tantangan perdagangan global serupa.
Kemampuan India untuk mempertahankan pertumbuhan tinggi di tengah tekanan eksternal yang signifikan menunjukkan ketahanan ekonomi negara tersebut dan efektivitas penggerak ekonomi domestiknya. Performa kuat di berbagai sektor menunjukkan pemulihan yang luas yang kemungkinan akan memiliki implikasi positif bagi investasi domestik dan kepercayaan investor asing.
India Q3 2025 GDP Growth
US-India Trade Tariffs