Key insights and market outlook
Pemerintah Indonesia mempercepat pembayaran kompensasi kepada PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero) melalui Peraturan Menteri Keuangan No. 73/2025. Aturan baru ini mewajibkan pembayaran kompensasi bulanan hingga 70% kepada BUMN yang menjual bahan bakar dan listrik di bawah harga pasar. Langkah ini bertujuan menjaga stabilitas keuangan perusahaan-perusahaan tersebut sambil mempertahankan harga energi terjangkau bagi konsumen.
Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Keuangan, telah memperkenalkan peraturan baru (PMK No. 73/2025) untuk mempercepat pembayaran kompensasi kepada BUMN PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero). Perusahaan-perusahaan ini telah ditugaskan untuk menjual bahan bakar dan listrik dengan harga di bawah pasar, sehingga mengakibatkan kekurangan penerimaan yang perlu dikompensasikan oleh pemerintah.
Peraturan baru ini mewajibkan pembayaran kompensasi dilakukan bulanan, dengan pembayaran mencapai hingga 70% dari total kompensasi. Ini merupakan perubahan signifikan dari pengaturan sebelumnya, memberikan dukungan keuangan yang lebih tepat waktu kepada perusahaan-perusahaan energi kritis ini. Peraturan ini bertujuan memastikan bahwa Pertamina dan PLN dapat terus beroperasi tanpa tekanan keuangan signifikan, menjaga kebijakan pemerintah untuk mempertahankan harga energi terjangkau bagi publik.
Keputusan untuk mempercepat pembayaran kompensasi diambil untuk mengatasi implikasi keuangan dari kewajiban layanan publik (PSO) yang dibebankan pada Pertamina dan PLN. Dengan menjual produk energi di bawah harga pasar, perusahaan-perusahaan ini mengalami kerugian yang harus dikompensasi. Peraturan baru ini dirancang untuk memberikan pedoman yang lebih jelas tentang penyediaan, penghitungan, dan pencairan dana kompensasi, sehingga meningkatkan manajemen keuangan BUMN ini.
Mekanisme kompensasi yang dipercepat diharapkan berdampak positif pada stabilitas keuangan Pertamina dan PLN. Dengan menerima kompensasi lebih cepat, perusahaan-perusahaan ini dapat mengelola arus kas mereka lebih baik dan terus memenuhi kewajiban layanan publik tanpa gangguan. Stabilitas ini sangat penting untuk menjaga keandalan pasokan energi Indonesia dan mendukung kebijakan subsidi energi pemerintah.
New Compensation Regulation Implemented
Accelerated Payments to SOEs