Key insights and market outlook
Indonesia telah mencapai swasembada beras di 2025 dengan stok carryover 12,529 juta ton untuk 2026, yang merupakan peningkatan 203% dalam dua tahun. Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengaitkan keberhasilan ini dengan produksi dalam negeri yang kuat dan manajemen pangan yang efektif. Stok carryover ini termasuk 3,248 juta ton Cadangan Beras Pemerintah yang dikelola oleh Perum Bulog.
Indonesia telah berhasil mencapai swasembada beras di 2025, menurut Badan Pangan Nasional (Bapanas). Negara ini memasuki tahun 2026 dengan stok awal 12,529 juta ton, yang merupakan peningkatan signifikan sebesar 203% dalam dua tahun terakhir. Prestasi ini menunjukkan efektivitas kebijakan keamanan pangan Indonesia dan kekuatan produksi pertanian domestik.
Stok carryover sebesar 12,529 juta ton ini termasuk 3,248 juta ton Cadangan Beras Pemerintah yang dikelola oleh Perum Bulog. Sisa stok tersebar di berbagai sektor termasuk: rumah tangga produsen dan konsumen, penggilingan, pedagang, dan industri hospitality (hotel, restoran, dan katering).
Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, menekankan bahwa pencapaian ini merupakan bukti kemandirian pangan Indonesia melalui produksi dalam negeri. Yang menarik, stok tahun 2025 sepenuhnya berasal dari produksi domestik, tanpa impor beras. Prestasi ini memposisikan Indonesia sebagai pemimpin dalam keamanan pangan di kawasan.
Pemerintah tetap optimis tentang ketersediaan beras negara, dengan Deputi Astawa menyatakan, "Pemerintah optimistis bahwa ketersediaan beras sangat kuat. Indonesia telah mencapai swasembada beras." Keyakinan ini didukung oleh stok carryover yang substansial dan fokus yang terus berlanjut pada produktivitas pertanian.
Rice Self-Sufficiency Achievement
Record Carryover Stock
Food Security Milestone