Indonesia Advances in Plasma-Derived Medicine Production with New Drugs Launch
Back
Back
6
Impact
5
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedDec 15
Sources1 verified

Indonesia Maju dalam Produksi Obat Berbasis Plasma dengan Peluncuran Obat Baru

Tim Editorial AnalisaHub·15 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

SKPlasma Core Indonesia, perusahaan patungan antara SK Plasma dari SK Group Korea dan Indonesia Investment Authority (INA), meluncurkan dua obat berbasis plasma: SK GammaBio dan SK Albumin. Produk ini menandai langkah penting dalam kemandirian farmasi Indonesia dan memperkuat rantai pasokan obat esensial negara. SK GammaBio adalah immunoglobulin G (IVIG) intravena untuk mengobati defisiensi imun dan penyakit autoimun, sementara SK Albumin digunakan untuk pasien dengan kondisi parah seperti luka bakar dan sindrom nefrotik.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Indonesia Maju dalam Produksi Obat Berbasis Plasma

Terobosan dalam Kemandirian Farmasi

SKPlasma Core Indonesia, kolaborasi strategis antara SK Plasma dari SK Group Korea dan Indonesia Investment Authority (INA), telah berhasil meluncurkan dua produk farmasi penting berbasis plasma: SK GammaBio dan SK Albumin. Perkembangan ini menandai tonggak penting dalam perjalanan Indonesia menuju kemandirian farmasi dan memperkuat ketahanan kesehatan nasional.

Produk Inovatif untuk Kebutuhan Kritis

  1. SK GammaBio: Produk immunoglobulin G (IVIG) intravena ini dirancang untuk mengobati pasien yang menderita defisiensi imun, penyakit autoimun, dan infeksi parah. Sebagai obat esensial, produk ini memainkan peran penting dalam menangani kondisi medis kompleks yang membutuhkan dukungan imunologi lanjutan.
  2. SK Albumin: Protein plasma esensial ini digunakan dalam mengobati pasien dengan kondisi medis parah seperti luka bakar besar, sindrom nefrotik, dan syok hemoragik. Ketersediaan produk ini akan meningkatkan perawatan pasien di pengaturan perawatan kritis.

Pengembangan Produksi dan Rantai Pasokan Strategis

Proses produksi dimulai pada 21 Maret 2025, dengan Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (PMI) berkolaborasi dengan Rumah Sakit Umum Dr. Sardjito untuk mengirimkan batch pertama plasma donor Indonesia ke fasilitas SK Plasma di Korea untuk diproses menjadi Produk Obat Derivat Plasma (PODP). Kolaborasi ini menandai dimulainya rantai pasokan yang kuat yang akan membantu mengurangi ketergantungan Indonesia pada obat-obatan berbasis plasma impor.

Dampak pada Kesehatan Nasional

Peluncuran produk ini sangat signifikan karena mengatasi berbagai prioritas kesehatan nasional: mengurangi ketergantungan impor, meningkatkan ketersediaan obat-obatan kritis, dan memperkuat kemampuan manufaktur farmasi negara. Perkembangan ini juga menunjukkan kolaborasi internasional yang sukses di sektor kesehatan, dengan transfer teknologi dan keahlian dari SK Group ke Indonesia.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
11 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Pharmaceutical Industry DevelopmentHealthcare InnovationPlasma-Derived Products

Key Events

1

Launch of Plasma-Derived Drugs

2

Pharmaceutical Manufacturing Collaboration

Timeline from 1 verified sources