Key insights and market outlook
Indonesia menargetkan produksi minyak 605.000 barel per hari di 2025, menurut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia. Hingga Oktober 2025, negara ini telah mencapai 605,8 ribu barel per hari, sedikit melebihi target. Menteri tersebut melaporkan hal ini selama rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI, menyoroti upaya negara untuk mempertahankan tingkat produksi minyak meskipun sumur-sumur minyaknya menua.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia, Bahlil Lahadalia, melaporkan bahwa negara ini berada di jalur yang tepat untuk memenuhi target produksi minyak 2025 sebesar 605.000 barel per hari. Hingga Oktober 2025, Indonesia telah mencapai rata-rata produksi minyak sebesar 605,8 ribu barel per hari, sedikit di atas target yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025.
Menteri tersebut mengakui bahwa mempertahankan tingkat produksi ini menantang karena sumur minyak Indonesia yang menua. Meskipun menghadapi tantangan ini, pemerintah tetap berkomitmen untuk mencapai target produksi melalui berbagai upaya. Pencapaian ini menunjukkan upaya pemerintah untuk mengoptimalkan produksi minyak dari lapangan yang ada sambil menghadapi penurunan alami yang terkait dengan sumur minyak yang matang.
Memenuhi target produksi minyak sangat penting bagi keamanan energi dan stabilitas ekonomi Indonesia. Pencapaian yang berhasil sejauh ini menunjukkan momentum positif, meskipun upaya berkelanjutan akan diperlukan untuk mempertahankan tingkat ini sepanjang 2025. Pemerintah menghadapi tantangan berkelanjutan untuk menyeimbangkan pemeliharaan produksi dengan kebutuhan akan eksplorasi baru dan investasi di sektor energi.
Oil Production Target Achievement
Energy Sector Update