Key insights and market outlook
Menteri Keuangan Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, menyatakan bahwa kebijakan fiskal, moneter, dan investasi yang terkoordinasi sangat penting untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 8%. Purbaya menekankan bahwa stabilitas ekonomi tidak hanya membutuhkan pengelolaan suku bunga, tapi juga pemantauan pertumbuhan jumlah uang beredar. Ia mencatat bahwa Indonesia sebelumnya telah mencapai pertumbuhan di atas 8% dalam jangka panjang ketika kebijakan ini dijalankan dengan tepat.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menekankan bahwa mencapai pertumbuhan ekonomi 8% membutuhkan kerangka kebijakan komprehensif yang menggabungkan kebijakan fiskal, moneter, dan iklim investasi. Dalam pidatonya di Universitas Airlangga, Purbaya menyoroti bahwa menjaga stabilitas ekonomi melibatkan lebih dari sekadar pengelolaan suku bunga - ini juga membutuhkan pemantauan pertumbuhan jumlah uang beredar dan menjaga konsistensi kebijakan.
Purbaya berbagi pengamatannya selama lebih dari 25 tahun mempelajari ekonomi Indonesia, mencatat bahwa negara ini sebelumnya telah mencapai pertumbuhan di atas 8% selama periode ketika ketiga bidang kebijakan ini dikoordinasikan secara efektif. Menteri menekankan bahwa langkah-langkah kebijakan yang terisolasi tidak cukup untuk mencapai target pertumbuhan tinggi, menyoroti perlunya kontinuitas dan keselarasan kebijakan di berbagai instrumen pemerintah.
Pernyataan Menteri Keuangan ini menggarisbawahi kompleksitas mencapai pertumbuhan ekonomi tinggi di Indonesia. Hal ini tidak hanya membutuhkan kebijakan moneter yang tepat, tapi juga dukungan fiskal dan lingkungan investasi yang kondusif. Komentar Purbaya menunjukkan bahwa strategi ekonomi Indonesia harus menyeimbangkan berbagai faktor untuk mencapai target pertumbuhan ambisius sambil menjaga stabilitas makroekonomi.
Economic Growth Target Announcement
Policy Coordination Emphasis