Key insights and market outlook
Pandu Sjahrir, Ketua Umum Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH), menyatakan bahwa Indonesia menargetkan diri sebagai pemain utama dan penentu standar fintech di Asia. Ia menekankan pentingnya kedaulatan digital yang kuat untuk menopang pertumbuhan industri dan menjaga kepercayaan publik untuk pembangunan berkelanjutan. Pernyataan ini disampaikan pada pembukaan Bulan Fintech Nasional (BFN) di Jakarta.
Pandu Sjahrir, Ketua Umum Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH), menetapkan target ambisius bagi Indonesia untuk menjadi pemain utama dan penentu standar industri fintech Asia. Dalam sambutannya pada pembukaan Bulan Fintech Nasional (BFN) di Jakarta, Sjahrir menekankan bahwa mencapai tujuan ini memerlukan fondasi kedaulatan digital yang kuat.
Sjahrir menyoroti dua elemen penting untuk kesuksesan fintech Indonesia: kedaulatan digital dan kepercayaan publik. Ia menyatakan bahwa Indonesia tidak hanya harus menjadi pasar bagi teknologi global, tetapi harus menjadi pencipta, pemain utama, dan penentu standar masa depan fintech di Asia. Ketua AFTECH menekankan bahwa menjaga kepercayaan publik sangat penting untuk mencapai pertumbuhan berkelanjutan di sektor fintech.
Industri fintech di Indonesia telah mengalami pertumbuhan pesat, dengan adopsi yang meningkat di berbagai sektor. Dengan memposisikan diri sebagai pemimpin di bidang fintech, Indonesia berpotensi mempengaruhi standar dan praktik industri regional. Peran kepemimpinan ini juga dapat menarik lebih banyak investasi dan inovasi dalam ekosistem fintech domestik.
Walaupun visi ini ambisius, ada tantangan yang harus diatasi. Tantangan ini termasuk menjaga keseimbangan antara inovasi dan regulasi, memastikan perlindungan konsumen, dan mengembangkan infrastruktur yang kuat untuk mendukung pertumbuhan fintech. Pemerintah dan pemangku kepentingan industri perlu bekerja sama untuk mengatasi tantangan ini dan mewujudkan visi yang diuraikan oleh Sjahrir.
National Fintech Month Launch
AFTECH Vision Statement