Key insights and market outlook
Sebuah pesawat ATR 42-500 milik PT Indonesia Air Transport dilaporkan hilang kontak saat terbang dari Yogyakarta menuju Makassar pada 17 Januari 2026, dan diyakini jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Indonesia Air Transport adalah maskapai charter yang didirikan pada 1968, terutama melayani sektor minyak dan gas, pertambangan, dan korporasi. Perusahaan ini diakuisisi oleh Grup MNC milik Hary Tanoesoedibjo pada 2022 dan mengalami transformasi bisnis dengan mengubah namanya menjadi PT MNC Energy Investment Tbk (IATA).
PT Indonesia Air Transport, sebuah maskapai charter yang didirikan pada 1968, mengalami insiden signifikan pada 17 Januari 2026 ketika pesawat ATR 42-500 miliknya hilang kontak dalam perjalanan dari Yogyakarta ke Makassar. Pesawat tersebut diyakini jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Perusahaan ini terutama melayani sektor minyak dan gas, pertambangan, dan korporasi dengan layanan pesawat dan helikopter.
Pada 2022, Indonesia Air Transport mengalami transformasi bisnis signifikan setelah diakuisisi oleh Grup MNC milik Hary Tanoesoedibjo. Perusahaan induknya mengubah nama dari PT Indonesia Transport & Infrastructure Tbk menjadi PT MNC Energy Investment Tbk, dengan tetap mempertahankan kode saham IATA di Bursa Efek Indonesia. Transformasi ini memperluas fokus perusahaan tidak hanya pada layanan charter tetapi juga ke sektor pertambangan.
PT MNC Energy Investment kini menjadi perusahaan induk bagi empat perusahaan afiliasi:
Restrukturisasi ini memposisikan perusahaan untuk lebih baik melayani klien di sektor penerbangan dan energi. Insiden ini saat ini sedang dalam penyelidikan, dan detail lebih lanjut diharapkan akan tersedia seiring dengan informasi yang berkembang.
Aircraft Crash Incident
Corporate Restructuring
Business Transformation