Key insights and market outlook
Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mendapat alokasi Rp 6 triliun untuk tahun 2026, sebagaimana tertuang dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA). Pendanaan signifikan ini bertujuan mempercepat pembangunan ibu kota baru Indonesia. Alokasi ini dikelola melalui 6 kepala satuan kerja, 24 pejabat pembuat komitmen, 5 pejabat penandatangan surat perintah membayar, dan 3 bendahara pengeluaran. Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menekankan pentingnya pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel dalam pelaksanaan anggaran besar ini.
Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) telah menerima alokasi anggaran sebesar Rp 6 triliun untuk tahun anggaran 2026, sebagaimana tercantum dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) yang baru dirilis. Investasi besar ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah Indonesia untuk mempercepat pembangunan ibu kota baru. Alokasi ini akan dikelola melalui kerangka kerja yang terstruktur yang melibatkan 6 kepala satuan kerja, 24 pejabat pembuat komitmen, 5 pejabat yang berwenang menandatangani surat perintah membayar, dan 3 bendahara pengeluaran yang resmi ditunjuk oleh Basuki Hadimuljono, kepala Otorita IKN.
Selama upacara pelantikan, Basuki Hadimuljono menekankan pentingnya menjaga akuntabilitas dan transparansi yang tinggi dalam pengelolaan dana yang dialokasikan. Ia mendesak pejabat yang ditunjuk untuk melaksanakan tanggung jawab mereka dengan integritas tertinggi, menghindari potensi konflik kepentingan dalam proses pengambilan keputusan mereka. Pejabat yang baru dilantik juga menandatangani pakta integritas, lebih memperkuat komitmen mereka terhadap tata kelola yang etis.
Dengan DIPA yang sekarang sudah ada dan aparatur administratif yang diperlukan sepenuhnya terbentuk, Otorita IKN optimis bahwa program dan kegiatan pembangunan Ibu Kota Nusantara akan dilaksanakan lebih efektif dan dengan presisi yang lebih besar di tahun 2026. Perkembangan ini diharapkan membawa manfaat substansial bagi bangsa dan rakyatnya, sejalan dengan status proyek ini sebagai proyek strategis nasional. Alokasi yang komprehensif dan rencana pengelolaan yang terstruktur ini menggarisbawahi komitmen pemerintah terhadap keberhasilan realisasi ibu kota baru Indonesia.
2026 Budget Allocation for IKN
Appointment of Financial Officials
Transparency Commitment