Key insights and market outlook
Pemerintah Indonesia telah mengalokasikan Rp 60 triliun dari anggaran negara 2026 untuk upaya pemulihan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat setelah bencana alam baru-baru ini. Alokasi ini berasal dari efisiensi dan penghematan dalam anggaran 2
Pemerintah Indonesia, yang dipimpin oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, telah mengumumkan alokasi signifikan sebesar Rp 60 triliun dari anggaran negara 2026 (APBN) untuk upaya pemulihan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat 2
Kemajuan substansial telah dicapai dalam memulihkan infrastruktur kritis di seluruh wilayah yang terkena dampak. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah aktif bekerja untuk memperbaiki jalan dan jembatan yang rusak. Prestasi utama termasuk:
PT PLN (Persero) telah membuat kemajuan signifikan dalam memulihkan infrastruktur listrik. Perusahaan berhasil menyelesaikan perbaikan saluran transmisi 150 kV Pangkalan Brandan-Langsa pada 17 Desember 2025 pukul 13:30 WIB. Pemulihan ini mengakhiri isolasi listrik Aceh dan menghubungkan kembali sistem kelistrikannya dengan jaringan Sumatra yang lebih besar 3
Menteri Keuangan Purbaya menekankan komitmen pemerintah untuk mendukung wilayah yang terkena dampak melalui berbagai langkah keuangan. Selain alokasi Rp 60 triliun, pemerintah berencana menerapkan relaksasi dana transfer daerah (TKD) untuk wilayah yang terkena bencana di tahun 2026. Fleksibilitas ini akan memungkinkan pemerintah daerah untuk mengalokasikan sumber daya secara efektif untuk upaya rekonstruksi 2
Upaya pemulihan menghadapi beberapa tantangan, termasuk medan yang sulit, akses terbatas ke beberapa lokasi, kondisi tanah yang tidak stabil, dan curah hujan tinggi yang menyebabkan genangan air dan lumpur. Meskipun ada hambatan ini, lembaga pemerintah, yang dipimpin oleh Kementerian PU dan PLN, terus mengoordinasikan upaya mereka untuk mempercepat proses pemulihan.
Rp 60 Trillion Budget Allocation for Disaster Recovery
Completion of Pangkalan Brandan-Langsa Transmission Line
Regional Transfer Funds Relaxation for Disaster Areas