Key insights and market outlook
Presiden Prabowo Subianto menyelesaikan kunjungan kenegaraan ke Australia, bertemu dengan mantan PM Paul Keating untuk membahas isu ekonomi global dan memperkuat hubungan bilateral. Defisit perdagangan Indonesia dengan Australia tetap signifikan sebesar $9 juta, mendorong upaya meningkatkan ekspor melalui Perjanjian Kerjasama Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia (CEPA) 3
Presiden Prabowo Subianto menyelesaikan kunjungan kenegaraan ke Australia pada 12 November 2025, menandai momen penting dalam hubungan bilateral Indonesia-Australia 1
Meskipun telah memiliki Perjanjian Kerjasama Ekonomi Komprehensif (CEPA) sejak 2020, neraca perdagangan Indonesia dengan Australia tetap defisit sekitar $9 juta, dengan total perdagangan bilateral bernilai sekitar $15 juta 3
Kunjungan ini menyoroti kepentingan bersama dalam memperkuat hubungan ekonomi antara kedua negara. Presiden Prabowo menekankan bahwa kerja sama yang ditingkatkan akan memberikan manfaat signifikan bagi kedua negara dan kawasan yang lebih luas. Diskusi selama kunjungan mencakup berbagai sektor, termasuk peluang perdagangan dan investasi yang dapat dimanfaatkan lebih lanjut di bawah perjanjian yang ada.
State Visit to Australia
Trade Deficit Discussion
CEPA Implementation Review