Key insights and market outlook
Pemerintah Indonesia menerapkan beberapa langkah strategis untuk tahun 2026, termasuk peningkatan cadangan pangan dan target produksi minyak. Pemerintah berencana meningkatkan cadangan beras menjadi 4 juta ton dan cadangan jagung menjadi 1 juta ton untuk mendukung inisiatif ketahanan pangan 4
Pemerintah Indonesia berfokus pada pembalikan tren penurunan produksi minyak dan gas nasional melalui investasi besar-besaran. Kementerian ESDM menetapkan target ambisius sebesar 610.000 barel per hari pada 2026, meningkat signifikan dari level 2024 sekitar 580.000 bph 1
Pencapaian target ini akan menantang karena dominasi lapangan tua, keterbatasan proyek baru, dan kompleksitas perizinan. Hingga akhir November 2025, produksi minyak mencapai sekitar 610.000 bph, sementara SKK Migas melaporkan produksi 604.825 bph hingga 23 Desember 2025, masih sedikit di bawah target APBN 2025 sebesar 605.000 bph 1
Dalam upaya paralel untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional, pemerintah memutuskan untuk meningkatkan signifikan cadangan pangan strategis untuk 2026. Cadangan beras akan dinaikkan menjadi 4 juta ton dari sebelumnya 3 juta ton, sementara cadangan jagung akan ditingkatkan menjadi 1 juta ton dari 300.000 ton 4
Keputusan meningkatkan cadangan pangan didorong oleh kebutuhan untuk mengelola goncangan pasokan dan permintaan. Dengan perluasan program 'Makan Bergizi Gratis' yang menargetkan puluhan juta penerima, permintaan akan bahan pangan pokok dan pakan ternak diperkirakan meningkat signifikan. Peningkatan cadangan jagung sangat krusial untuk memastikan ketersediaan pakan ternak yang memadai bagi industri peternakan 5
Langkah-langkah strategis ini menunjukkan upaya terkoordinasi pemerintah lintas kementerian dan lembaga. Keputusan ini diambil dalam rapat koordinasi tingkat tinggi yang dihadiri berbagai menteri dan pejabat dari Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, dan BUMN seperti Perum Bulog 3
Increased Food Reserves for 2026
Oil Production Target Hike
Strategic Food Security Measures