Key insights and market outlook
Kementerian UMKM RI dan KADIN Kalimantan Barat menjalin kerjasama strategis untuk meningkatkan kemampuan ekspor daerah dengan mengoptimalkan komoditas lokal seperti kratom, ikan arwana, dan produk kelapa. Kolaborasi ini bertujuan meningkatkan produk UMKM ke standar global dan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui program pengembangan ekspor dan optimalisasi komoditas.
Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI telah membentuk kemitraan signifikan dengan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Kalimantan Barat. Kolaborasi ini berfokus pada penguatan kemampuan ekspor daerah dengan mengoptimalkan komoditas lokal yang berpotensi bersaing di pasar global.
Potensi ekonomi daerah ini banyak terkonsentrasi pada komoditas lokal seperti kratom, ikan arwana, produk kelapa, lidah buaya, dan turunannya. Menurut Menteri Maman Abdurrahman, komoditas ini dapat menjadi penggerak signifikan pertumbuhan ekspor jika dikelola dengan tepat. Menteri menekankan bahwa dengan strategi pengembangan yang tepat, produk lokal ini dapat menembus pasar global secara efektif.
Tujuan utama kolaborasi ini adalah meningkatkan produk UMKM ke standar internasional melalui program pengembangan ekspor yang komprehensif. Inisiatif ini mencakup penyelenggaraan workshop dan sesi pelatihan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk lokal. Program ini diluncurkan dalam sebuah workshop di Pontianak pada 22 November 2025, yang mempertemukan para pemangku kepentingan dari sektor pemerintah dan swasta.
Kemitraan strategis ini diharapkan berdampak positif pada perekonomian daerah dengan menciptakan peluang baru bagi pelaku UMKM untuk mengakses pasar global. Fokus pada optimalisasi komoditas kemungkinan akan merangsang aktivitas ekonomi lokal, meningkatkan pendapatan ekspor, dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi keseluruhan di Kalimantan Barat.
UMKM Export Development Program
KADIN Collaboration Launch