Key insights and market outlook
Menteri Pertanian Indonesia, Andi Amran Sulaiman, telah menyetujui penambahan 5.000 ton pasokan beras untuk Sumatera Utara, sesuai permintaan Gubernur Bobby Nasution. Keputusan ini merupakan bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan di wilayah tersebut. Total cadangan beras yang disiapkan akan mencapai 15.000 ton, dengan distribusi yang akan dikelola oleh pihak berwenang setempat.
Dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan di Sumatera Utara, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman telah menyetujui penambahan 5.000 ton beras untuk wilayah tersebut. Permintaan ini diajukan oleh Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution setelah melakukan kunjungan ke gudang Bulog Sibolga. Keputusan ini diambil selama pertemuan yang dihadiri oleh Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu dan Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani.
Menteri Pertanian menyatakan bahwa meskipun permintaan awal adalah 5.000 ton, persiapan sedang dilakukan untuk menyediakan total 15.000 ton. Cadangan yang lebih besar ini dimaksudkan untuk memberikan buffer terhadap potensi kebutuhan di masa depan. Distribusi beras akan dikelola oleh pihak berwenang setempat, memastikan bahwa beras tersebut mencapai area yang membutuhkan.
Inisiatif ini menekankan komitmen pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan, terutama di wilayah yang rentan terhadap fluktuasi pasokan. Dengan meningkatkan pasokan beras, pemerintah bertujuan untuk menstabilkan harga dan memastikan bahwa masyarakat memiliki akses ke bahan pokok ini.
Rice Supply Increase
Food Security Initiative