Key insights and market outlook
Pemerintah Indonesia memperkuat industri olahraganya melalui kemitraan strategis antara Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Inisiatif utama termasuk implementasi sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk peralatan olahraga dan peningkatan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) menjadi lebih dari 65% untuk 37 produsen. Industri peralatan olahraga menunjukkan pertumbuhan positif dengan peningkatan ekspor sebesar 11,9% pada 2025, mencapai US$222,3 juta pada September. Kemitraan ini bertujuan meningkatkan daya saing industri dan memenuhi permintaan pasar domestik dan internasional.
Pemerintah Indonesia telah mengambil langkah signifikan untuk memperkuat industri olahraganya melalui Nota Kesepahaman (MoU) antara Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Kemitraan strategis ini berfokus pada pengembangan industri olahraga, khususnya di bidang peralatan olahraga, apparel, dan alas kaki.
Sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI): Kemenperin mempromosikan adopsi sertifikasi SNI untuk memastikan kualitas dan keamanan produk. Proses sertifikasi meliputi pendaftaran produk, pengambilan sampel, pengujian laboratorium, dan penerbitan sertifikat. Saat ini, enam produsen perintis telah berhasil mendapatkan sertifikasi SNI yang memenuhi standar federasi internasional.
Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN): Pemerintah menekankan pentingnya TKDN dengan mendorong produsen mencapai tingkat kandungan dalam negeri di atas 65%. Inisiatif ini telah menunjukkan hasil positif dengan 37 produsen memenuhi ambang batas ini, memproduksi berbagai produk seperti bola, raket, dan peralatan gimnastik.
Kinerja Ekspor: Industri peralatan olahraga Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang kuat, dengan peningkatan ekspor sebesar 4,6% menjadi US$275,3 juta pada 2024. Hingga September 2025, nilai ekspor mencapai US$222,3 juta, meningkat 11,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Tujuan ekspor utama termasuk Amerika Serikat, Korea Selatan, Jepang, Belanda, dan China.
Industri peralatan olahraga Indonesia terdiri dari 128 unit usaha yang menyerap lebih dari 15.600 tenaga kerja di berbagai provinsi. Industri ini didukung oleh 14 Sentra IKM yang berfungsi sebagai pusat produksi, pembinaan, dan pengembangan teknologi. Kemitraan antara Kemenperin dan Kemenpora bertujuan untuk:
Meskipun sektor apparel menghadapi tantangan di pasar ekspor dan domestik selama tiga tahun terakhir, subsektor alas kaki olahraga muncul sebagai kontributor signifikan ekspor nonmigas, menempati peringkat antara 9 komoditas terbesar. Amerika Serikat tetap menjadi tujuan ekspor terbesar, menyumbang 36,1% dari total ekspor.
Fokus pemerintah pada peningkatan TKDN dan implementasi sertifikasi SNI diharapkan berdampak positif pada industri dengan:
Dengan implementasi langkah-langkah strategis ini, Indonesia bertujuan memperkuat posisinya di industri olahraga global sambil memenuhi permintaan domestik yang meningkat untuk peralatan dan apparel olahraga berkualitas.
Strategic Partnership Between Kemenperin and Kemenpora
SNI Certification Implementation
TKDN Enhancement Initiative