Key insights and market outlook
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Pusat Hidro-Oseanografi TNI AL melakukan survei Hidro-Oseanografi di Teluk Jakarta dan perairan Semarang. Survei ini sangat penting untuk perencanaan desain pembangunan tanggul laut raksasa atau Giant Sea Wall di Pantai Utara Jawa. Hasil survei akan digunakan oleh Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa untuk mengembangkan kawasan pesisir dan mengatasi tantangan seperti perubahan iklim, kenaikan muka air laut, dan penurunan muka tanah.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bekerja sama dengan Pusat Hidro-Oseanografi TNI AL telah menyelesaikan survei Hidro-Oseanografi di Teluk Jakarta dan perairan Semarang. Inisiatif ini merupakan langkah penting dalam fase perencanaan dan desain proyek tanggul laut raksasa di sepanjang pantai utara Jawa.
Hasil survei ini akan sangat penting dalam mengatasi tantangan kompleks yang dihadapi wilayah pesisir di Indonesia, termasuk perubahan iklim, kenaikan permukaan laut, dan penurunan tanah yang cepat. Menurut Kartika Listriana, Direktur Jenderal Penataan Ruang Laut, tantangan-tantangan ini memerlukan pendekatan komprehensif dalam pembangunan pesisir.
Hasil survei Hidro-Oseanografi akan digunakan oleh Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa untuk menginformasikan desain dan implementasi proyek Giant Sea Wall. Selain itu, KKP akan memanfaatkan temuan ini untuk meningkatkan pengelolaan dan pengembangan kawasan pesisir, memastikan masa depan yang lebih tangguh dan berkelanjutan bagi komunitas pesisir Indonesia.
Hydro-Oceanographic Survey Completion
Giant Sea Wall Project Planning