Indonesia Expands Trade Cooperation with Pakistan, Palm Oil as Key Commodity
Back
Back
5
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedJan 10
Sources1 verified

Indonesia Perluas Kerja Sama Dagang dengan Pakistan, Sawit Jadi Komoditas Utama

Tim Editorial AnalisaHub·10 Januari 2026
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Indonesia dan Pakistan memperkuat kemitraan strategis di bidang perdagangan dan ekonomi, dengan rencana memperluas kerja sama dagang menjadi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif (CEPA) pada 2027. Langkah ini mengikuti pertemuan bilateral antara Wakil Menteri Perdagangan Indonesia Dyah Roro Esti dan Menteri Perdagangan Pakistan Jam Kamal Khan selama Konferensi Minyak Nabati Pakistan (PEOC) ke-8. Minyak sawit diidentifikasi sebagai komoditas utama dalam perluasan perdagangan.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Indonesia dan Pakistan Perkuat Hubungan Dagang dengan Ambisi CEPA

Perluasan Kerja Sama Ekonomi

Indonesia dan Pakistan mengambil langkah signifikan untuk memperdalam hubungan ekonomi melalui perluasan kerja sama dagang. Perkembangan terbaru terjadi selama Konferensi Minyak Nabati Pakistan (PEOC) ke-8 di Karachi, di mana Wakil Menteri Perdagangan Indonesia Dyah Roro Esti bertemu dengan Menteri Perdagangan Pakistan Jam Kamal Khan. Diskusi bilateral mereka berfokus pada percepatan transformasi Perjanjian Perdagangan Indonesia-Pakistan (IP-PTA) yang ada menjadi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif (CEPA) yang lebih komprehensif pada tahun 2027.

Sorotan Utama Perluasan Perdagangan

  1. Minyak Sawit sebagai Komoditas Utama: Indonesia telah mengidentifikasi minyak sawit sebagai komoditas utama untuk ekspor ke Pakistan sebagai bagian dari perjanjian perdagangan yang diperluas.
  2. Jadwal Negosiasi Teknis: Kedua negara telah sepakat untuk memulai negosiasi teknis pada awal 2026, membangun kemajuan yang dicapai di bawah Perjanjian Perdagangan Barang Indonesia-Pakistan (IP-TIGA).
  3. Integrasi Perdagangan Komprehensif: CEPA yang diusulkan bertujuan untuk menciptakan integrasi yang lebih komprehensif dan berkelanjutan dari perdagangan barang, jasa, dan investasi antara kedua negara.

Latar Belakang Strategis

Pertemuan bilateral baru-baru ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Presiden Indonesia Prabowo Subianto ke Pakistan pada Desember 2025, yang menghasilkan beberapa perjanjian strategis untuk memperdalam hubungan perdagangan bilateral. CEPA yang direncanakan diharapkan dapat memberikan kerangka kerja yang lebih kuat untuk kerja sama perdagangan dan investasi, yang berpotensi mengubah hubungan ekonomi antara Indonesia dan Pakistan.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
6 days ago
Read Time
9 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Trade AgreementEconomic CooperationPalm Oil Export

Key Events

1

Trade Agreement Expansion

2

CEPA Negotiation Initiation

Timeline from 1 verified sources