Indonesia Explores Dimethyl Ether as LPG Substitute Amidst Financial and Policy Challenges
Back
Back
5
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedDec 14
Sources3 verified

Indonesia Jelajahi Dimethyl Ether sebagai Pengganti LPG di Tengah Tantangan Finansial dan Kebijakan

Tim Editorial AnalisaHub·14 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Indonesia sedang mengembangkan Dimethyl Ether (DME) sebagai pengganti Liquefied Petroleum Gas (LPG), yang dipimpin oleh PT Bukit Asam Tbk (PTBA). Proyek ini menghadapi tantangan kelayakan finansial karena biaya produksi yang lebih tinggi dibandingkan LPG. Para ahli memperingatkan bahwa pengalihan dana subsidi LPG ke DME dapat berdampak negatif pada rumah tangga berpenghasilan rendah. Opsi pendanaan alternatif, seperti menggunakan Dana Perminyakan, sedang dipertimbangkan untuk mendukung proyek DME.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Inisiatif DME Indonesia: Menyeimbangkan Keamanan Energi dan Tantangan Ekonomi

Latar Belakang Pengembangan DME

Indonesia sedang mengembangkan Dimethyl Ether (DME) sebagai pengganti Liquefied Petroleum Gas (LPG), dengan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) sebagai pelopor 1

. Proyek ini melibatkan produksi DME melalui gasifikasi batubara, bertujuan mengurangi ketergantungan pada impor LPG dan meningkatkan keamanan energi.

Tantangan Finansial dan Ekonomi

Tantangan utama proyek DME adalah kelayakan finansial. Eko Prayitno, Kepala Divisi Sekretaris Korporat PTBA, menekankan bahwa harga keekonomian DME saat ini lebih tinggi daripada LPG, membuatnya kurang kompetitif 1

. Biaya produksi dan harga DME adalah faktor kritis yang perlu diatasi untuk membuat proyek ini layak.

Pertimbangan Kebijakan dan Subsidi

Pemerintah Indonesia mempertimbangkan untuk memberikan insentif dan subsidi untuk mendukung proyek DME. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, telah mengindikasikan potensi dukungan finansial untuk menjembatani disparitas harga antara DME dan LPG 1

. Namun, para ahli seperti Wijayanto Samirin dari Universitas Paramadina telah mengungkapkan kekhawatiran bahwa pengalihan dana subsidi LPG ke DME dapat berdampak buruk pada rumah tangga berpenghasilan rendah yang bergantung pada LPG bersubsidi 2.

Opsi Pendanaan Alternatif

Untuk mengatasi tantangan finansial, opsi pendanaan alternatif sedang dieksplorasi. Hadi Ismoyo, praktisi sektor minyak dan gas, menyarankan pembentukan Dana Perminyakan untuk membiayai proyek DME 3

. Pendekatan ini dapat menyediakan sumber daya finansial khusus tanpa langsung mengalihkan subsidi LPG yang ada.

Implikasi dan Prospek Masa Depan

Kesuksesan proyek DME bergantung pada keseimbangan antara tujuan keamanan energi dengan pertimbangan ekonomi dan sosial. Meskipun inisiatif ini menjanjikan pengurangan impor LPG, proyek ini memerlukan desain kebijakan yang hati-hati untuk memastikan manfaatnya terdistribusi secara merata dan tidak membebani populasi rentan secara berlebihan.

Sumber

  1. [Kontan - PTBA Ungkap Tantangan Utama Hilirisasi DME](
  2. [Kontan - Pakar Kebijakan Publik Tentang Keras Pengalihan Subsidi LPG 3 Kg untuk Proyek DME](
  3. [Kontan - Potensi Penggunaan Dana Minyak Bumi untuk Kembangkan DME](
Original Sources

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
13 min
Sources
3 verified

Topics Covered

Energy TransitionDME DevelopmentEnergy Subsidy Policy

Key Events

1

DME Project Development

2

LPG Subsidy Reallocation Discussion

3

Alternative Funding Exploration for DME

Timeline from 3 verified sources