Indonesia Eyes Lucrative Hajj and Umrah Food Supply Market Worth Rp60 Trillion
Back
Back
6
Impact
5
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedDec 4
Sources1 verified

Indonesia Bidik Pasar Suplai Makanan Haji dan Umrah Senilai Rp60 Triliun

Tim Editorial AnalisaHub·4 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Indonesia berpeluang memanfaatkan pasar suplai makanan bagi jamaah haji dan umrah di Mekkah, Arab Saudi, yang diperkirakan bernilai Rp50-60 triliun. Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menekankan bahwa saat ini sebagian besar suplai makanan masih berasal dari negara lain, sehingga potensi ekonomi yang besar ini luput dari Indonesia. Inisiatif ini tidak hanya bertujuan menangkap peluang ekonomi tersebut, tetapi juga berpotensi mengurangi biaya haji bagi jamaah Indonesia dengan menurunkan biaya makan di Mekkah.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Indonesia Bidik Peluang Suplai Makanan Haji dan Umrah Senilai Rp60 Triliun

Inisiatif Pemerintah Menggali Potensi Ekonomi

Pemerintah Indonesia sedang menjajaki peluang untuk mensuplai makanan bagi jamaah haji dan umrah Indonesia di Mekkah, Arab Saudi, yang berpotensi bernilai Rp50-60 triliun. Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengungkapkan bahwa inisiatif ini dapat memberikan manfaat signifikan bagi perekonomian negara sekaligus mengurangi biaya bagi jamaah.

Tantangan Saat Ini dan Manfaat Potensial

Saat ini, sebagian besar suplai makanan untuk jamaah haji dan umrah Indonesia berasal dari negara lain, terutama negara-negara tetangga Arab Saudi. Hal ini membuat Indonesia kehilangan potensi ekonomi yang besar. Dengan berpartisipasi dalam rantai pasok makanan, Indonesia dapat mempertahankan manfaat ekonomi ini di dalam negeri. Nilai pasar yang diperkirakan - antara Rp50-60 triliun - sangat besar, mengingat jumlah jamaah haji yang mencapai 221.000 orang dan jamaah umrah 1,7 juta orang per tahun.

Dampak Ekonomi dan Sosial

Inisiatif ini memiliki manfaat ganda. Pertama, menciptakan peluang ekonomi besar bagi pelaku usaha makanan Indonesia yang terlibat dalam produksi dan ekspor. Kedua, dapat menurunkan biaya haji secara keseluruhan bagi jamaah Indonesia. Dengan makanan sebagai pengeluaran utama selama di Mekkah, penyedia katering Indonesia dapat menawarkan harga lebih kompetitif, sehingga mengurangi beban keuangan jamaah. Seperti yang dikatakan Zulkifli Hasan, implementasi yang berhasil dapat membuat biaya haji "mungkin bisa diturunkan, atau setidaknya tidak naik."

Strategi Implementasi

Meski target akhirnya adalah mensuplai semua kebutuhan makanan jamaah, Menteri Zulkifli menunjukkan pendekatan bertahap, dimulai dari kapasitas suplai Indonesia. Langkah strategis ini diharapkan dapat memperkuat posisi ekonomi Indonesia sekaligus meningkatkan pengalaman ibadah jamaah di luar negeri.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
11 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Hajj and Umrah ServicesFood Supply OpportunityEconomic Potential

Key Events

1

Potential Food Supply Contract Worth Rp60 Trillion

2

New Business Opportunity for Indonesian Food Suppliers

Timeline from 1 verified sources