Key insights and market outlook
PT Indonesia Gadai Oke berencana untuk mengembangkan produk dan jenis agunan pada 2026, memprioritaskan kehati-hatian dalam penyaluran pembiayaan dan fokus pada gadai elektronik, kendaraan, barang gudang, dan emas karena memiliki risiko yang terukur, likuiditas tinggi, dan demand yang stabil. Penyaluran pembiayaan perusahaan telah mencapai Rp47 miliar, tumbuh 8,15% dari tahun sebelumnya, didorong oleh bertambahnya jumlah nasabah aktif, meningkatnya kepercayaan pasar, serta pengembangan layanan digital Gadai Oke.
PT Indonesia Gadai Oke berencana untuk mengembangkan produk dan jenis agunan pada 2026, dengan fokus pada gadai elektronik, kendaraan, barang gudang, dan emas. Langkah strategis ini memprioritaskan kehati-hatian dalam penyaluran pembiayaan karena memiliki risiko yang terukur, likuiditas tinggi, dan demand yang stabil.
Penyaluran pembiayaan perusahaan telah mencapai Rp47 miliar, menandai pertumbuhan 8,15% dari tahun sebelumnya. Peningkatan ini disebabkan oleh bertambahnya jumlah nasabah aktif, kepercayaan pasar, dan pengembangan layanan digital Gadai Oke. Direktur Danioko Sastra Sembiring menegaskan pentingnya mempertahankan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan, yang dicapai melalui penguatan manajemen risiko, perluasan jangkauan layanan, peningkatan sistem manajemen internal, dan penjagaan kualitas penyaluran gadai.
Untuk mencapai tujuannya, Indonesia Gadai Oke berencana untuk menguatkan struktur modal dan mengelola arus kas secara efektif. Perusahaan juga berencana untuk berkolaborasi dengan mitra keuangan untuk mempertahankan struktur modal yang sehat yang mendukung pertumbuhan. Meskipun memperkirakan persaingan yang meningkat dan potensi fluktuasi nilai agunan, Indonesia Gadai Oke tetap optimis tentang prospek industri pergadaian pada 2026. Kebutuhan akan pembiayaan cepat dan praktis diperkirakan tetap tinggi, didorong oleh kebutuhan UMKM dan pengawasan OJK, yang berkontribusi pada kesehatan dan kredibilitas industri.
Ekspansi Produk 2026
Pertumbuhan Pembiayaan 8.15%