Key insights and market outlook
Indonesia memiliki beberapa bandara khusus selain bandara kontroversial IMIP di Morowali. Ahli Mohamad Abdul Kadir Martoprawiro mengungkapkan bandara khusus lainnya termasuk Bandara Mozes Kilangin (PT Freeport Indonesia), Bandar Sorowako (PT Vale), dan Bandara Dhoho Kediri (dahulu milik PT Gudang Garam). Sementara IMIP menuai sorotan karena skala industrinya yang besar dan tenaga kerja asing, Martoprawiro menekankan semua bandara khusus beroperasi di bawah izin pemerintah.
Indonesia memiliki beberapa bandara khusus selain bandara IMIP di Morowali, Sulawesi Tengah yang baru-baru ini menjadi sorotan. Analisis ahli dari Mohamad Abdul Kadir Martoprawiro dari ITB mengungkapkan adanya infrastruktur penerbangan privat yang melayani operasi industri besar.
Bandara khusus lainnya yang ada di Indonesia antara lain:
Martoprawiro menekankan bahwa meskipun bandara-bandara ini dimiliki secara privat, mereka semua beroperasi di bawah izin yang dikeluarkan pemerintah. Ahli tersebut mencatat bahwa kontroversi seputar IMIP bukan karena status hukumnya sebagai bandara privat - yang umum di Indonesia - tapi karena hubungannya dengan kompleks industri besar dan tenaga kerja asing yang signifikan.
Bandara khusus IMIP di Morowali menarik perhatian publik karena karakteristik operasionalnya, termasuk tidak adanya petugas keamanan negara. Namun, Martoprawiro mengklarifikasi bahwa dari perspektif hukum, bandara IMIP mengikuti jalur regulasi yang sama dengan bandara khusus lain di Indonesia.
Faktor-faktor kunci yang membedakan IMIP meliputi:
Wilayah Morowali, tempat IMIP berlokasi, sebenarnya memiliki beberapa bandara. Bandara Maleo, yang diresmikan pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo akhir 2018 dan mulai beroperasi 2019, berfungsi sebagai fasilitas penerbangan terpisah. Hal ini terkadang menyebabkan kebingungan publik antara kedua bandara berbeda di wilayah yang sama.
Private Airport Operations Disclosure
Industrial Aviation Infrastructure Discussion