Indonesia Implements New Fertilizer Subsidy Reform with Presidential Regulation 113/2025
Back
Back
6
Impact
5
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedDec 20
Sources1 verified

Indonesia Terapkan Reformasi Subsidi Pupuk dengan Perpres 113/2025

Tim Editorial AnalisaHub·20 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Pemerintah Indonesia telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 113/2025, merevisi Perpres sebelumnya Nomor 6/2025 tentang tata kelola pupuk bersubsidi. Regulasi baru ini menandai pergeseran signifikan dari mekanisme subsidi berbasis output ke subsidi berbasis input, dengan tujuan meningkatkan efisiensi dan daya saing industri pupuk nasional. Perubahan kebijakan ini diharapkan dapat mengatasi berbagai masalah struktural yang telah membebani sektor ini.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Transformasi Industri Pupuk Indonesia: Perkembangan Kunci

Kerangka Regulasi Baru untuk Pupuk Bersubsidi

Pemerintah Indonesia telah mengambil langkah signifikan dalam mereformasi sistem subsidi pupuk melalui penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 113/2025. Regulasi baru ini merevisi Perpres sebelumnya Nomor 6/2025 tentang tata kelola pupuk bersubsidi, menandai perkembangan penting dalam kebijakan pertanian negara. Kerangka yang diperbarui ini bertujuan meningkatkan efisiensi dan daya saing industri pupuk nasional sambil mengatasi tantangan struktural yang telah berlangsung lama.

Pergeseran dari Subsidi Berbasis Output ke Berbasis Input

Fitur utama Perpres 113/2025 adalah transisi dari mekanisme subsidi berbasis output ke subsidi berbasis input. Pergeseran kebijakan ini dianggap lebih berkelanjutan dan diharapkan memiliki implikasi jauh ke depan bagi sektor pupuk. Dengan mengubah struktur subsidi, pemerintah bertujuan menciptakan sistem pendukung yang lebih efektif bagi petani sambil mempromosikan efisiensi industri.

Mengatasi Tantangan Struktural

Regulasi baru ini dirancang untuk menangani berbagai masalah struktural yang secara historis membebani industri pupuk Indonesia. Tantangan ini termasuk inefisiensi dalam distribusi subsidi, biaya produksi, dan dinamika pasar. Dengan mereformasi sistem subsidi, pemerintah berharap menciptakan pasar pupuk yang lebih stabil dan kompetitif yang menguntungkan baik produsen maupun pengguna akhir.

Implikasi Industri dan Prospek Masa Depan

Implementasi Perpres 113/2025 diharapkan memiliki implikasi signifikan bagi industri pupuk Indonesia. Ketika sektor ini beradaptasi dengan sistem subsidi berbasis input yang baru, para pemangku kepentingan mengantisipasi perbaikan dalam efisiensi produksi dan dinamika pasar. Komitmen pemerintah terhadap reformasi ini disorot selama diskusi baru-baru ini di Kementerian Pertanian, menekankan pentingnya perubahan kebijakan ini bagi masa depan industri.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
3 weeks ago
Read Time
11 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Fertilizer Industry ReformSubsidy Policy ChangeAgricultural Regulation

Key Events

1

New Fertilizer Subsidy Regulation

2

Shift to Input-based Subsidies

Timeline from 1 verified sources