Key insights and market outlook
Pemerintah Indonesia mempertimbangkan untuk memperpanjang jam operasional KRL Commuter Line menjadi 24 jam di tengah meningkatnya permintaan perjalanan malam. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi telah memulai diskusi dengan PT KAI terkait proposal ini. Tantangan utama terletak pada jendela perawatan yang terbatas hanya 2 jam antara kereta terakhir dan pertama. PT KAI sedang mengevaluasi kelayakan, mempertimbangkan biaya operasional dan keselamatan 1
Pemerintah Indonesia telah memulai diskusi tentang perpanjangan jam operasional KRL Commuter Line menjadi 24 jam. Proposal ini muncul sebagai respons terhadap meningkatnya jumlah penumpang yang ketinggalan kereta terakhir dan terpaksa menginap di stasiun 2
PT KAI, perusahaan kereta api milik negara, saat ini sedang menilai kelayakan proposal ini. Tantangan utama yang diidentifikasi adalah jendela perawatan yang terbatas sekitar 2 jam antara kereta terakhir pukul 23:30 dan kereta pertama pukul 04:00 1
Jika diimplementasikan, layanan KRL 24 jam dapat secara signifikan meningkatkan aksesibilitas transportasi untuk penumpang perjalanan malam. Namun, hal ini akan memerlukan perencanaan yang matang untuk mengatasi tantangan operasional yang diidentifikasi oleh PT KAI.
Proposal Layanan 24 Jam
Evaluasi Operasional KRL