Key insights and market outlook
Pemerintah Indonesia sedang mempertimbangkan untuk memperpanjang jam operasional layanan kereta rel listrik (KRL) menjadi 24 jam di tengah laporan penumpang yang menginap di stasiun karena kebutuhan perjalanan larut malam. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi telah memulai diskusi dengan PT KAI tentang kemungkinan tersebut, dengan alasan perlunya mengatasi masalah penumpang yang terdampar di stasiun setelah kereta terakhir. Usulan ini saat ini sedang dalam tinjauan, dengan biaya operasional dan kelayakan menjadi pertimbangan utama.
Pemerintah Indonesia telah didesak untuk mempertimbangkan perpanjangan jam operasional layanan kereta komuter (KRL) menjadi 24 jam setelah insiden penumpang menginap di stasiun. Fenomena ini terutama terlihat di stasiun seperti Cikarang, di mana para pelancong terpaksa menginap karena kurangnya layanan kereta larut malam.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi telah mengambil inisiatif untuk membahas kelayakan layanan KRL 24 jam dengan PT KAI, perusahaan kereta api milik negara. Sementara menyatakan keterbukaan terhadap ide tersebut, Dudy menekankan bahwa keputusan tidak dapat dibuat secara sepihak dan membutuhkan koordinasi dengan PT KAI. Kekhawatiran utama berkisar pada biaya operasional dan tantangan logistik yang terkait dengan perpanjangan jam layanan.
Usulan ini saat ini sedang dalam tinjauan, dengan beberapa faktor yang dipertimbangkan. Ini termasuk implikasi keuangan dari menjalankan layanan 24 jam, permintaan perjalanan larut malam, dan solusi alternatif untuk mengatasi masalah penumpang yang terdampar. PT KAI diharapkan untuk menilai faktor-faktor ini dan memberikan wawasan yang akan menginformasikan keputusan akhir.
Implementasi layanan KRL 24 jam dapat memiliki implikasi signifikan bagi penumpang dan operator kereta api. Bagi penumpang, ini akan memberikan fleksibilitas dan kenyamanan yang lebih besar, terutama bagi mereka yang bepergian larut malam. Bagi PT KAI, ini akan melibatkan perubahan operasional yang substansial, termasuk peningkatan staf, pemeliharaan, dan potensi infrastruktur tambahan.
Potential 24-Hour KRL Service Implementation
PT KAI Operational Review