Key insights and market outlook
Pemerintah Indonesia sedang mengkaji potensi insentif industri otomotif meskipun Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa tidak ada insentif yang direncanakan untuk tahun 2026 karena industri ini dianggap cukup kuat. Pengkajian ini muncul saat industri otomotif menunjukkan kekuatannya melalui acara seperti Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang menyatakan bahwa insentif sedang dikaji, namun belum ada keputusan final.
Pemerintah Indonesia saat ini sedang mengkaji potensi insentif untuk industri otomotif, meskipun Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto sebelumnya menyatakan bahwa tidak ada insentif baru yang direncanakan untuk tahun 2026 1
Saat ini, industri otomotif menerima dukungan melalui subsidi Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk kendaraan berbasis baterai listrik dan kategori bus tertentu hingga 2025. Airlangga menekankan bahwa meskipun tidak ada rencana untuk insentif baru, pemerintah tetap terbuka untuk mengkaji situasi. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan bahwa berbagai opsi insentif sedang dipelajari, meskipun belum ada keputusan final.
Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 yang digelar di ICE BSD, Tangerang, menunjukkan ketahanan dan potensi pertumbuhan industri. Airlangga mencatat bahwa keberhasilan acara semacam itu menunjukkan kekuatan industri, yang berpotensi mengurangi kebutuhan langsung akan insentif pemerintah. Namun, pengkajian yang sedang berlangsung menunjukkan bahwa pemerintah tetap berhati-hati dan terbuka untuk mendukung industri jika diperlukan.
Automotive Incentive Review
GJAW 2025 Industry Showcase