Key insights and market outlook
Pemerintah Indonesia mempertimbangkan untuk meningkatkan kewajiban pasok dalam negeri (DMO) batubara melebihi minimum 25% saat ini. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa DMO dapat direvisi untuk mengutamakan kepentingan nasional. Harga $70 per ton untuk batubara DMO yang tidak berubah selama tujuh tahun juga sedang ditinjau. Pelaku industri masih menunggu konfirmasi resmi, menekankan perlunya penyerapan domestik yang optimal untuk menghindari surplus pasar.
Pemerintah Indonesia sedang mempertimbangkan untuk meningkatkan kewajiban pasok dalam negeri (DMO) batubara melebihi ambang batas saat ini sebesar 25%. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menyatakan bahwa pemerintah terbuka untuk merevisi peraturan yang ada untuk mengutamakan kepentingan nasional. DMO minimum sebesar 25% saat ini diatur dalam Keputusan Menteri ESDM No. 267.K/MB.01/MEM.B/2022.
Pemerintah juga sedang meninjau harga $70 per ton untuk batubara DMO yang belum berubah selama tujuh tahun terakhir. Para pemangku kepentingan industri saat ini masih menunggu konfirmasi resmi atas potensi perubahan ini. Gita Mahyarani, Pelaksana Tugas Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI), menekankan pentingnya memastikan bahwa volume DMO yang meningkat dapat diserap secara efektif oleh konsumen domestik untuk mencegah surplus pasar.
Perubahan yang diusulkan merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk mengoptimalkan pemanfaatan batubara domestik sambil menyeimbangkan kebutuhan industri. Pertimbangan pemerintah untuk merevisi DMO mencerminkan komitmennya untuk mengamankan kebutuhan energi nasional sambil menjaga keberlanjutan industri.
Potential DMO Increase for Coal
Review of Coal Pricing Mechanism