Key insights and market outlook
Danantara menilai penjaminan kredit berperan penting dalam mendorong semangat kewirausahaan di Indonesia. Perusahaan milik negara ini menyarankan Indonesia perlu sistem yang melindungi debitur, mirip dengan Chapter 11 Bankruptcy Law di Amerika Serikat. Perlindungan ini akan memberikan kepastian hukum untuk restrukturisasi dan mendorong para pengusaha untuk mengambil risiko.
Danantara, lembaga penjamin kredit milik negara, menekankan pentingnya penjaminan kredit dalam mendorong semangat kewirausahaan di Indonesia. Menurut Satria Sambijantoro, Head of Equity Research Danantara, sistem pembiayaan di Indonesia saat ini lebih menguntungkan kreditur (lembaga keuangan) daripada debitur (pengusaha). Pendekatan ini berbeda signifikan dengan praktik di negara maju seperti Amerika Serikat, yang memberikan perlindungan lebih kuat bagi debitur.
Satria menyoroti bahwa Chapter 11 Bankruptcy Law di Amerika Serikat memberikan kerangka hukum yang memandang kebangkrutan sebagai konsekuensi normal dari aktivitas bisnis. Perlindungan hukum ini memungkinkan pengusaha untuk merestrukturisasi bisnis mereka dan pulih dari kegagalan. Undang-undang ini telah mendukung banyak pengusaha AS yang, setelah mengalami kebangkrutan, berhasil menghidupkan kembali bisnis mereka.
Meskipun Danantara sering dianggap sebagai lembaga elitis, Satria menekankan bahwa lembaga ini memainkan peran inklusif dalam mendukung perekonomian nasional. Dalam jangka pendek, Danantara fokus pada mendukung pertumbuhan ekonomi melalui keterlibatan aktif badan usaha milik negara (BUMN) di sektor-sektor yang berdampak langsung pada perekonomian nasional. Untuk industri jasa keuangan, Danantara melihat penjaminan kredit sebagai komponen vital dalam memperkuat ekosistem pembiayaan.
Sistem perlindungan debitur yang diusulkan bertujuan menciptakan ekosistem keuangan yang lebih seimbang di Indonesia. Dengan memberikan kepastian hukum untuk restrukturisasi dan melindungi debitur, Indonesia berpotensi mendorong lebih banyak aktivitas kewirausahaan dan pengambilan risiko dalam bisnis. Pendekatan ini sejalan dengan misi Danantara untuk mendukung pengembangan sektor jasa keuangan Indonesia sambil mendorong pertumbuhan ekonomi.
Danantara's call for debtor protection
Credit guarantee policy discussion