Key insights and market outlook
Penemuan cadangan gas bumi di Indonesia dapat membantu mencapai target penurunan emisi 31,89% pada 2030, setara dengan 915 juta ton CO2e. Mengganti 50% konsumsi batu bara dan minyak dengan gas dapat menurunkan emisi sebesar 159,51 juta ton CO2e, atau 44,5% dari target sektor energi. Pemanfaatan gas menyeimbangkan antara pertumbuhan ekonomi dan komitmen pengurangan emisi.
Penemuan signifikan cadangan gas bumi di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir diakui memiliki dampak positif terhadap ketahanan ekonomi dan keamanan energi. Menurut Komaidi Notonegoro, Direktur Eksekutif ReforMiner Institute, penemuan ini dapat berperan penting dalam membantu Indonesia mencapai komitmen iklim sambil menjaga stabilitas ekonomi. Target Kontribusi Nasional yang Ditentukan (NDC) saat ini adalah mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 31,89% (915 juta ton CO2e) pada tahun 2030.
Simulasi lembaga ini menunjukkan bahwa jika 50% konsumsi batu bara dan minyak saat ini digantikan dengan gas bumi, maka dapat menurunkan emisi sebesar 159,51 juta ton CO2e. Jumlah ini mewakili sekitar 44,5% dari total target penurunan emisi sektor energi. Pemanfaatan gas bumi strategis ini dipandang sebagai tindakan penyeimbangan antara menjaga daya beli masyarakat dan mencapai target penurunan emisi.
Pemanfaatan gas bumi yang meningkat dianggap berdampak positif karena:
ReforMiner Institute menekankan bahwa memaksimalkan manfaat penemuan gas baru-baru ini membutuhkan dukungan kebijakan komprehensif dan implementasi strategis untuk memastikan transisi energi yang berkelanjutan dan berkeadilan.
Gas Field Discovery Impact Assessment
Emission Reduction Target Review