Back
1
Impact
2
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedDec 6
Sources1 verified

Indonesia Membuka Peluang Tambang untuk Ormas Keagamaan dengan Regulasi Baru

Tim Editorial AnalisaHub·6 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Pemerintah Indonesia telah memperkenalkan regulasi baru yang memungkinkan organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan mengelola wilayah pertambangan hingga 25.000 hektar untuk pertambangan mineral dan 15.000 hektar untuk pertambangan batu bara. Peraturan baru yang tertuang dalam Peraturan Menteri ESDM No. 18/2025 ini memberikan alokasi prioritas bagi ormas keagamaan, koperasi, dan BUMN dengan tetap mewajibkan pemenuhan persyaratan administrasi, teknis, dan komitmen melalui sistem OSS.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Indonesia Perkenalkan Regulasi Tambang Baru untuk Ormas Keagamaan

Peluang Pengelolaan Tambang yang Lebih Luas

Pemerintah Indonesia telah membuka secara resmi kesempatan bagi organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan untuk mengelola wilayah pertambangan mineral dan batu bara melalui regulasi baru. Peraturan Menteri ESDM No. 18/2025 yang ditandatangani pada 14 November 2025 oleh Menteri Bahlil Lahadalia, menjelaskan persyaratan dan kerangka alokasi untuk peluang tambang baru ini.

Ketentuan Utama Regulasi Baru

Peraturan baru ini memungkinkan ormas keagamaan mengelola area tambang hingga 25.000 hektar untuk tambang mineral dan 15.000 hektar untuk tambang batu bara, sebagaimana tertuang dalam Pasal 28(1)(b) peraturan tersebut. Ketentuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan partisipasi masyarakat di sektor pertambangan sambil tetap menjaga pengawasan regulasi yang ketat.

Kelayakan dan Alokasi Prioritas

Peraturan ini memberikan alokasi prioritas untuk perizinan tambang kepada ormas keagamaan, koperasi, BUMN, dan BUMD. Prioritas ini diberikan dalam konteks peningkatan akses pendidikan dan kapasitas kelembagaan perguruan tinggi. Perusahaan swasta juga memenuhi syarat ketika proyek mereka fokus pada pengolahan nilai tambah dan hilirisasi.

Persyaratan Kepatuhan

Sementara regulasi baru ini menawarkan peluang signifikan, regulasi ini juga memberlakukan persyaratan kepatuhan yang ketat. Ormas keagamaan dan entitas lain yang memenuhi syarat harus memenuhi persyaratan administrasi, teknis, dan komitmen melalui sistem Online Single Submission (OSS). Hal ini memastikan bahwa semua operasi pertambangan tetap memenuhi standar kepatuhan regulasi dan lingkungan.

Implikasi bagi Sektor Pertambangan Indonesia

Pengenalan peraturan ini menandai perubahan signifikan dalam kebijakan pertambangan Indonesia, berpotensi memperluas partisipasi di sektor ini sambil tetap menjaga pengawasan regulasi. Kerangka baru ini diharapkan dapat merangsang pembangunan ekonomi lokal dan mendorong pertumbuhan yang lebih inklusif di industri pertambangan. Namun, keberhasilan inisiatif ini akan bergantung pada implementasi efektif dan pemantauan terhadap persyaratan regulasi baru.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
12 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Mining RegulationNatural Resources PolicySectoral Development

Key Events

1

New Mining Regulation for Religious Organizations

2

Expanded Mining Opportunities

3

Regulatory Framework for Mining Sector

Timeline from 1 verified sources