Indonesia Postpones Sugar-Sweetened Beverage Tax Amid Economic Concerns
Back
Back
5
Impact
4
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedDec 16
Sources2 verified

Indonesia Tunda Cukai Minuman Berpemanis di Tengah Kekhawatiran Ekonomi

Tim Editorial AnalisaHub·16 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Pemerintah Indonesia menunda penerapan cukai pada minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK) sampai pertumbuhan ekonomi melebihi 6%. Organisasi perlindungan konsumen mengkritik penundaan ini, sementara pelaku industri menyambut baik keputusan tersebut dengan alasan tantangan ekonomi saat ini dan pertumbuhan industri yang melambat 1

2.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Pemerintah Indonesia Tunda Pajak Minuman Berpemanis

Kekhawatiran Pertumbuhan Ekonomi Jadi Alasan

Pemerintah Indonesia memutuskan untuk menunda penerapan cukai pada minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK) sampai pertumbuhan ekonomi negara melebihi 6% 1

. Keputusan ini, yang diumumkan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, berbeda dengan rencana awal untuk memberlakukan pajak tersebut pada tahun 2026. Pajak ini diharapkan dapat menghasilkan pendapatan sebesar Rp 7 triliun untuk anggaran negara 1.

Reaksi Industri

Pelaku industri menyambut baik keputusan pemerintah. Triyono Prijosoesilo, Ketua Asosiasi Industri Minuman Ringan Indonesia (Asrim), mendukung penundaan tersebut, mengingat kondisi sulit saat ini di sektor Fast-Moving Consumer Goods (FMCG), khususnya industri minuman 2

.

Kinerja Industri

Pertumbuhan industri minuman melambat, dengan hanya 1,8% pertumbuhan volume penjualan hingga Q3 2025, yang sebagian besar didukung oleh kategori air minum dalam kemasan yang tumbuh sebesar 2,4%. Kategori minuman lain mengalami pertumbuhan negatif selama periode yang sama 2

.

Keprihatinan Perlindungan Konsumen

Organisasi perlindungan konsumen, seperti Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) dan Forum Konsumen Berdaya Indonesia (FKBI), mengungkapkan kritik keras terhadap penundaan tersebut. Rafika Zulfa dari YLKI menyoroti penundaan terus-menerus oleh pemerintah dalam implementasi pajak MBDK, mempertanyakan komitmen terhadap kesejahteraan konsumen 1

.

Sumber

  1. [Kontan - Lembaga Konsumen Soroti Penundaan Cukai MBDK](
  2. [Kontan - Pengusaha Sambut Penundaan Cukai Minuman Berpemanis](
Original Sources

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
10 min
Sources
2 verified

Topics Covered

Sugar-Sweetened Beverage TaxEconomic PolicyConsumer ProtectionBeverage Industry

Key Events

1

SSB Tax Implementation Delay

2

Economic Growth Threshold for Tax

Timeline from 2 verified sources