Key insights and market outlook
Pemerintah Indonesia sedang menyusun Peraturan Presiden (Perpres) baru untuk mereformasi penyaluran LPG 3 Kg bersubsidi, dengan tujuan meningkatkan ketepatan sasaran dan mengurangi kebocoran subsidi. Peraturan baru ini akan mengatur saluran distribusi dari pemasok hingga sub-pangkalan dan menetapkan margin keuntungan bagi penyalur. Selain itu, akan ada pembatasan kelayakan berdasarkan desil pendapatan rumah tangga untuk memastikan subsidi tepat sasaran 3
Pemerintah Indonesia sedang mempersiapkan Peraturan Presiden (Perpres) baru untuk mereformasi secara fundamental penyaluran subsidi LPG 3 Kg. Sistem saat ini yang diatur oleh Perpres No. 104/2007 dan Perpres No. 38/2019, sedang digantikan untuk mengatasi masalah-masalah lama terkait kebocoran subsidi dan kesalahan sasaran 3
Reformasi ini juga fokus pada peningkatan ketepatan sasaran penerima subsidi. Sistem baru akan menggunakan desil pendapatan rumah tangga untuk menentukan kelayakan, memastikan subsidi mencapai populasi yang paling rentan. Pendekatan ini meninggalkan sistem saat ini yang dikritik karena kurangnya spesifisitas dalam menargetkan penerima manfaat 5
Program subsidi LPG 3 Kg melibatkan pengeluaran pemerintah yang signifikan, dengan anggaran 2024 sebesar Rp 93 triliun untuk 8,02 juta ton LPG 1
Dalam perkembangan terkait, Kementerian Perdagangan telah memastikan bahwa pasokan minyak goreng (Minyakita) ke Indonesia timur akan tetap stabil selama musim liburan mendatang. Jaminan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah yang lebih luas untuk menjaga keamanan pangan dan energi di seluruh nusantara 2
New Presidential Regulation for LPG Subsidy
LPG Distribution Reform
Subsidy Targeting Improvement