Key insights and market outlook
Pertamina tetap berkomitmen pada proyek Kilang Tuban dengan mitra Rusia, Rosneft, meskipun ada sanksi AS terhadap perusahaan energi Rusia tersebut. Proyek ini saat ini berada pada tahap Final Investment Decision (FID), yang diharapkan selesai pada Desember 2025. Kerja sama ini terus berlanjut meski ada tensi geopolitik, dengan pejabat Indonesia menyatakan keyakinan dalam mengelola dampak sanksi.
Pertamina tetap berkomitmen pada proyek Kilang Tuban bekerja sama dengan Rosneft, meskipun perusahaan energi Rusia itu menghadapi sanksi dari Amerika Serikat. Proyek ini telah mencapai tahap penting Final Investment Decision (FID), yang diharapkan rampung pada Desember 2025. Perkembangan ini terjadi di tengah dinamika geopolitik yang kompleks melibatkan Indonesia, Rusia, dan AS.
Simon Aloysius Mantiri, Direktur Utama Pertamina, mengonfirmasi bahwa kerja sama dengan Rosneft terus berlanjut sesuai rencana. Ia menyatakan bahwa proses FID sedang berlangsung dan akan menentukan kelayakan proyek. Pejabat Indonesia, termasuk Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, menyatakan keyakinan bahwa sanksi AS tidak akan berdampak signifikan pada kemajuan proyek.
Proyek Kilang Tuban merupakan investasi energi penting bagi Indonesia, mencerminkan prioritas energi strategis negara. Meski ada tantangan dari sanksi internasional, pejabat Indonesia menunjukkan bahwa mereka memiliki strategi untuk mengurangi potensi risiko. Hasil proyek ini akan diawasi ketat seiring navigasinya melalui kompleksitas geopolitik.
Final Investment Decision for Tuban Refinery
Continuation of Rosneft Partnership