Key insights and market outlook
Wakil Menteri Perdagangan Indonesia, Dyah Roro Esti, bertemu dengan Ibu Negara Pakistan Aseefa Bhutto Zardari untuk membahas perluasan perjanjian perdagangan antara kedua negara. Mereka berencana meningkatkan status Perjanjian Perdagangan Preferensial Indonesia-Pakistan (IP-PTA) menjadi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif (CEPA) pada tahun 2027. Langkah ini diharapkan dapat membuka peluang baru bagi perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Pakistan, melanjutkan momentum kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Pakistan pada Desember tahun lalu.
Indonesia berupaya memperluas perjanjian perdagangan dengan Pakistan, dengan Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti bertemu Ibu Negara Pakistan Aseefa Bhutto Zardari untuk membahas rencana peningkatan status perjanjian tersebut. Perjanjian Perdagangan Preferensial Indonesia-Pakistan (IP-PTA) yang saat ini berlaku direncanakan akan ditingkatkan menjadi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif (CEPA) pada tahun 2027. Perkembangan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Pakistan pada Desember tahun lalu, yang berfokus pada penguatan kerja sama ekonomi bilateral.
Peningkatan status perjanjian dagang menjadi CEPA diharapkan dapat memberikan kepastian yang lebih besar bagi dunia usaha dan membuka peluang baru bagi peningkatan perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Pakistan. Dyah Roro Esti menekankan bahwa perjanjian yang lebih komprehensif ini akan menguntungkan kedua negara dengan membuka jalur baru kerja sama ekonomi. Langkah ini merupakan bagian dari strategi Indonesia untuk memperkuat hubungan ekonomi dengan mitra kunci di kawasan dan luar negeri.
Trade Agreement Upgrade Planned
Economic Cooperation Meeting