Key insights and market outlook
PT Reasuransi Indonesia Utama (Indonesia Re) memproyeksikan pertumbuhan reasuransi positif di 2026 didorong oleh asuransi kesehatan, asuransi jiwa kredit, dan asuransi properti 1
PT Reasuransi Indonesia Utama (Indonesia Re) memproyeksikan outlook positif untuk bisnis reasuransi di 2026, didorong oleh beberapa pendorong pertumbuhan utama. Perusahaan ini mengharapkan asuransi kesehatan, asuransi jiwa kredit, dan asuransi mortalitas individu dan kelompok menjadi kontributor utama pertumbuhan reasuransi 1
Walaupun outlook positif, Indonesia Re juga memantau beberapa tantangan termasuk peningkatan klaim akibat bencana alam, kondisi pasar yang melunak, dan persaingan industri yang ketat. Untuk menjaga profitabilitas, perusahaan melakukan seleksi risiko, penyesuaian tarif premi, diversifikasi portofolio, dan digitalisasi proses operasional 1
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memandang potensi pertumbuhan industri reasuransi secara positif, terutama melalui pertumbuhan organik dengan memperkuat kapasitas retensi, meningkatkan kualitas underwriting, dan manajemen risiko. OJK optimistis bahwa industri dapat mencapai penguatan ekuitas tahap pertama pada 2026 melalui langkah-langkah ini 2
OJK telah menetapkan target ambisius bagi industri penjaminan untuk mencapai penjaminan 90% portofolio UMKM pada 2028, dengan cakupan saat ini sudah mencapai 70,55% per Oktober 2025. Pertumbuhan ini didukung oleh tingkat pertumbuhan tahunan penjaminan UMKM sebesar 5% 3
Industri reasuransi berada pada posisi yang baik untuk tumbuh seiring Indonesia Re dan pemain industri lainnya memanfaatkan peluang yang muncul sambil mengelola risiko yang berkembang. Fokus industri pada underwriting yang prudent, pricing aktuaria yang akurat, dan valuasi risiko yang kuat akan menjadi kunci dalam menjaga daya saing dan mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan.
Reinsurance Growth Projection for 2026
UMKM Portfolio Target by 2028
Industry Risk Management Strategies