Key insights and market outlook
Percaya diri investor asing terhadap Indonesia meningkat, menurut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Selisih imbal hasil antara Surat Berharga Negara (SBN) dan obligasi pemerintah AS menyempit dari 240 basis poin menjadi 197 basis poin, menandakan penurunan persepsi risiko. Perbaikan ini mencerminkan semakin meningkatnya kepercayaan investor global terhadap fundamental ekonomi Indonesia.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan peningkatan signifikan dalam sentimen investor asing terhadap Indonesia. Indikator utama dari kepercayaan yang meningkat ini adalah penyempitan selisih imbal hasil antara obligasi pemerintah Indonesia (SBN) dan obligasi pemerintah AS. Spread telah menurun dari 240 basis poin pada awal 2025 menjadi 197 basis poin saat ini.
Penyempitan yield spread merupakan indikator penting persepsi investor. Hal ini menandakan bahwa investor global kini memandang Indonesia sebagai tujuan investasi dengan risiko lebih rendah. Perkembangan ini dikaitkan dengan fundamental ekonomi negara yang membaik dan manajemen keuangan yang stabil. Seperti yang disampaikan Purbaya saat konferensi pers di Kantor Kementerian Keuangan Jakarta, "Rendahnya yield spread antara SBN dan US Treasury mencerminkan kepercayaan investor terhadap fundamental ekonomi Indonesia."
Penurunan yield spread berkontribusi pada peningkatan arus modal asing ke pasar obligasi domestik Indonesia. Masuknya investasi asing ini diharapkan dapat mendukung stabilitas rupiah dan memberikan likuiditas tambahan untuk pembiayaan pemerintah. Meningkatnya kepercayaan investor kemungkinan akan berdampak positif pada prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia di bulan-bulan mendatang.
Yield Spread Reduction
Foreign Investment Influx
Economic Confidence Boost