Indonesia Seizes 40.5 Tons of Illegal Rice Imports in Batam, Minister Calls it 'Ironical'
Back
Back
5
Impact
7
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNegativeBullish
PublishedDec 5
Sources5 verified

Indonesia Sita 40,5 Ton Beras Impor Ilegal di Batam, Mentan Sebut 'Ironis'

Tim Editorial AnalisaHub·5 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Pemerintah Indonesia telah menyita 40,5 ton beras impor ilegal, 4,5 ton minyak goreng, dan 2,04 ton gula di Pelabuhan Rakyat Tanjung Sengkuang, Batam. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut situasi ini 'ironis' mengingat Indonesia sebagai produsen pertanian besar. Impor tersebut diduga berasal dari Thailand dan masuk melalui jalur tidak resmi. Penyitaan dilakukan berkat koordinasi antar lembaga pemerintah setelah laporan melalui kanal 'Lapor Pak Amran'.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Indonesia Menggagalkan Impor Pangan Ilegal di Batam

Penyitaan Impor Ilegal Masif

Pemerintah Indonesia telah berhasil menggagalkan masuknya sejumlah besar impor ilegal di Batam, termasuk 40,5 ton beras, 4,5 ton minyak goreng, dan 2,04 ton gula 1

. Impor ilegal ini ditemukan di Pelabuhan Rakyat Tanjung Sengkuang, Batam, dengan investigasi yang menunjukkan kemungkinan berasal dari Thailand. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut situasi ini 'ironis' mengingat Indonesia sebagai produsen besar komoditas tersebut 2.

Respons dan Koordinasi Pemerintah

Penyitaan ini terwujud berkat koordinasi antar lembaga pemerintah. Operasi ini dimulai dengan laporan melalui kanal 'Lapor Pak Amran', yang kemudian ditindaklanjuti dengan investigasi oleh TNI AL dan otoritas lokal Batam 3

. Tiga kapal ditahan: KM Permata Pembangunan, KM Sampurna III, dan KM Risky, dengan lima awak kapal ditangkap 1.

Implikasi Lebih Luas

Insiden ini menyoroti masalah impor ilegal di Indonesia, terutama di wilayah dengan zona perdagangan khusus seperti Batam dan Sabang. Di Sabang, misalnya, 250 ton beras impor ilegal juga baru-baru ini ditemukan 5

. Menteri Amran menekankan bahwa tindakan ini bertentangan dengan tujuan pemerintah mencapai swasembada pangan, seperti yang ditegaskan kembali oleh Presiden Prabowo Subianto 5.

Dampak Ekonomi dan Pertanian

Barang yang disita bukan hanya bahan pangan pokok seperti beras, gula, dan minyak goreng, tapi juga barang konsumsi lain seperti tepung terigu, susu, dan mie instan. Nilai total barang yang disita sangat signifikan, dan impor ilegal ini merusak produsen lokal dan perekonomian nasional. Aceh, misalnya, saat ini dalam kondisi surplus dengan 871.000 ton beras, membuat impor ilegal semacam itu sangat tidak diperlukan 4

.

Sumber

  1. [Detik Finance - Mentan Temukan Impor Ilegal Beras 40 Ton-Gula 4,5 Ton Masuk Batam](
  2. [Detik Finance - Minyak Goreng Impor Ilegal 4,5 Ton Masuk Batam, Mentan: Ironis!](
  3. [Detik Finance - Mentan Ungkap Kronologi Beras hingga Gula Impor Ilegal Masuk Batam](
  4. [Detik Finance - Mentan Amran: Aceh Surplus Beras 871.000 ton, Tidak Perlu Impor](
  5. [Detik Finance - Mentan Jelaskan Beras Impor 250 Ton Tiba-tiba Masuk Sabang](
Original Sources

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
16 min
Sources
5 verified

Topics Covered

Illegal ImportsFood SecurityAgricultural Policy

Key Events

1

Seizure of Illegal Food Imports

2

Government Crackdown on Smuggling

3

Agricultural Policy Enforcement

Timeline from 5 verified sources