Indonesia Signs New Contracts Worth Rp1 Trillion for IKN Phase II Development
Back
Back
4
Impact
3
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedDec 6
Sources1 verified

Indonesia Tandatangani Kontrak Baru Senilai Rp1 Triliun untuk Pembangunan Tahap II IKN

Tim Editorial AnalisaHub·6 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) telah menandatangani enam kontrak baru senilai Rp1 triliun untuk pembangunan Tahap II ibu kota negara baru Indonesia. Kontrak tersebut mencakup satu paket pekerjaan fisik dan lima paket manajemen konstruksi, dengan fokus pada pembangunan infrastruktur seperti jalan kompleks legislatif dan bangunan pemerintahan. Proyek-proyek ini diharapkan dapat menciptakan peluang kerja yang signifikan bagi kontraktor, pekerja konstruksi, dan konsultan.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Indonesia Maju dengan Penandatanganan Kontrak Rp1 Triliun untuk Pembangunan IKN

Proyek Infrastruktur Tahap II Diluncurkan

Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) telah berhasil melaksanakan penandatanganan enam kontrak baru senilai total Rp1 triliun untuk pembangunan Tahap II ibu kota negara baru Indonesia. Pencapaian penting ini disaksikan oleh Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, dan menandai langkah krusial dalam proses pembangunan yang sedang berlangsung.

Detail dan Lingkup Proyek

Kontrak yang ditandatangani meliputi satu paket pekerjaan fisik dan lima paket manajemen konstruksi. Paket pekerjaan fisik melibatkan pembangunan jalan kompleks legislatif sepanjang 3,7 km, yang terdiri dari 10 ruas utama dan 4 jembatan. Proyek yang merupakan proyek tahun jamak ini dijadwalkan selesai pada tahun 2027 dan akan dilaksanakan oleh konsorsium yang meliputi PT Bangun Cipta Kontraktor, PT Modern Widya Tehnical, PT Markinah, dan PT Daya Mulia Turangga.

Paket manajemen konstruksi mencakup berbagai proyek infrastruktur kritis, termasuk:

  1. Bangunan kompleks legislatif (DPR, DPD, MPR)
  2. Bangunan kompleks yudikatif
  3. Fasilitas dan infrastruktur pendukung

Proyek-proyek ini dikelola oleh berbagai firma manajemen konstruksi terkemuka, termasuk PT Ciriasajasa Cipta Mandiri, PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero), dan PT Jaya Construction Management Manggala Pratama.

Dampak Ekonomi dan Penciptaan Lapangan Kerja

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menekankan bahwa sementara otoritas menyediakan kerangka regulasi dan alokasi anggaran melalui DIPA, penciptaan lapangan kerja sebenarnya akan didorong oleh kontraktor dan perusahaan manajemen konstruksi yang terlibat dalam proyek-proyek ini. Inisiatif ini diharapkan dapat menghasilkan peluang kerja yang signifikan di berbagai sektor, termasuk konstruksi, konsultasi, dan jasa pendukung.

Implementasi dan Pemantauan

Setelah upacara penandatanganan kontrak, diadakan pertemuan pra-konstruksi (PCM) terintegrasi untuk memfinalisasi metodologi kerja, rencana manajemen lalu lintas, dan koordinasi teknis di antara pemangku kepentingan. Pertemuan ini berfungsi sebagai platform penting untuk menyelaraskan harapan, mengurangi potensi masalah, dan memastikan pelaksanaan proyek yang lancar.

Signifikansi Strategis

Proyek pembangunan Tahap II ini sejalan dengan target pembangunan jangka menengah yang diuraikan oleh Presiden melalui Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2025. Pembangunan infrastruktur ini sangat penting untuk membangun kemampuan fungsional ibu kota negara baru dan mendukung perannya sebagai pusat administrasi Indonesia.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
14 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Infrastructure DevelopmentCapital City ProjectsConstruction Contracts

Key Events

1

IKN Phase II Contract Signing

2

Rp1 Trillion Infrastructure Deal

Timeline from 1 verified sources