Key insights and market outlook
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dapat mencapai 10.000 poin jika didukung oleh fundamental ekonomi yang kuat dan meningkatnya partisipasi investor domestik. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Inarno Djajadi, menyatakan bahwa pencapaian level tersebut dimungkinkan jika fondasi ekonomi Indonesia tetap kokoh dan peran investor domestik terus meningkat.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan optimisme bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dapat mencapai level 10.000 poin, sejalan dengan pandangan yang diungkapkan oleh mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Menurut Inarno Djajadi, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, pencapaian level ini dimungkinkan jika fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat dan investor domestik memainkan peran yang semakin signifikan di pasar modal.
Inarno menekankan bahwa fondasi ekonomi yang kuat sangat penting bagi IHSG untuk mencapai 10.000 poin. Hal ini mencakup menjaga pertumbuhan ekonomi yang solid dan meningkatkan ketahanan pasar modal melalui partisipasi aktif investor domestik, baik ritel maupun institusional. Sementara mengakui potensi tersebut, Inarno juga menyoroti bahwa berbagai dinamika domestik dan global mempengaruhi pergerakan IHSG, sehingga diperlukan keputusan investasi yang hati-hati.
Sementara mengungkapkan optimisme tentang pencapaian level 10.000 poin, OJK juga mengingatkan investor untuk tetap waspada dan mengelola risiko secara efektif. Inarno menekankan bahwa keputusan investasi harus diiringi dengan penilaian risiko yang menyeluruh dan strategi yang prudent, mencerminkan komitmen berkelanjutan OJK terhadap perlindungan investor dan stabilitas pasar.
IHSG Potential Milestone
OJK Market Outlook