Key insights and market outlook
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,26% ke 8.388 pada 12 November 2025, setelah Amerika Serikat mengakhiri government shutdown 4
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada 12 November 2025, naik 0,26% ke 8.388 4
Investor asing berkontribusi pada kinerja positif pasar dengan aliran dana sebesar Rp 337,06 miliar di pasar reguler dan Rp 1,23 triliun di seluruh pasar 1
Menurut Harry Su dari Samuel Sekuritas Indonesia, penguatan IHSG didorong oleh sentimen positif global karena berakhirnya shutdown AS mengurangi risiko eksternal dan menarik modal asing ke pasar emerging, termasuk Indonesia. Namun, dia mencatat bahwa dampaknya lebih bersifat jangka pendek daripada fundamental 1
Liza Camelia Suryanata dari Kiwoom Sekuritas Indonesia menambahkan bahwa kenaikan indeks global seperti Dow Jones dan S&P 500 menciptakan efek positif di pasar Asia. Berakhirnya shutdown juga memungkinkan rilis data ekonomi penting AS, seperti nonfarm payroll dan inflasi CPI bulan Oktober 2
Pada hari perdagangan, IHSG dibuka di 8.392, mencapai level tertinggi 8.428 dan terendah 8.377. Indeks mencatat volume transaksi sebesar 51,32 miliar saham senilai Rp 22,342 triliun dengan 2.682.643 transaksi 4
Nafan Aji Gusta dari Mirae Asset Sekuritas Indonesia mencatat bahwa meskipun potensi apetit risiko global kembali ke pasar AS, IHSG tetap positif. Stabilitas domestik, yang diperkuat dengan masuknya RUU Redenominasi Rupiah ke Prolegnas, menjaga kepercayaan investor 3
US Government Shutdown Ends
IHSG Daily Gain
Foreign Capital Inflows