Indonesia Strengthens Fashion and Handicraft MSMEs Through Holding Company Initiative
Back
Back
6
Impact
5
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedDec 5
Sources1 verified

Indonesia Perkuat UMKM Fesyen dan Kerajinan Tangan Melalui Inisiatif Holding

Tim Editorial AnalisaHub·5 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) telah meluncurkan inisiatif perusahaan induk (holding) untuk sektor fesyen dan kerajinan tangan guna memperkuat ekosistem industri kreatif nasional. Langkah ini bertujuan menghubungkan usaha mikro dan kecil dengan usaha menengah, meningkatkan akses ke pembiayaan, pendampingan, dan pemasaran. Inisiatif ini menyasar sektor yang memberikan kontribusi signifikan terhadap PDB dan nilai ekspor Indonesia, dengan sektor fesyen menyumbang Rp249,67 triliun terhadap PDB dan Rp238,37 triliun nilai ekspor di tahun 2024.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Indonesia Perkuat Sektor UMKM Fesyen dan Kerajinan Tangan Melalui Holding

Meningkatkan Ekosistem dan Daya Saing

Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Indonesia telah meluncurkan inisiatif strategis untuk memperkuat sektor fesyen dan kerajinan tangan melalui pembentukan perusahaan induk (holding). Program ini bertujuan untuk memperkuat ekosistem industri kreatif nasional dengan menciptakan rantai pasok yang lebih kuat dan meningkatkan daya saing produk lokal di pasar global.

Tujuan dan Implementasi Utama

Perusahaan induk ini dirancang untuk menjadi penghubung antara usaha mikro, kecil, dan menengah dalam klaster yang sama, sehingga meningkatkan akses mereka ke sumber daya penting seperti pembiayaan, pendampingan bisnis, dan peluang pemasaran. Menurut Bagus Rachman, Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, holding ini akan membangun ekosistem kemitraan berbasis produk unggulan daerah, yang efektif menghubungkan usaha mikro dan kecil dengan usaha menengah dan industri besar.

Signifikansi Ekonomi Sektor yang Disasar

Sektor fesyen dan kerajinan tangan dipilih untuk inisiatif ini karena kontribusinya yang besar terhadap perekonomian Indonesia. Sektor fesyen saja menyumbang Rp249,67 triliun terhadap PDB dan mencatat Rp238,37 triliun nilai ekspor di tahun 2024. Sementara itu, industri kerajinan tangan yang terdiri dari lebih dari 700.000 unit usaha menghasilkan pendapatan ekspor sekitar Rp11,03 triliun.

Rasional dan Prospek Masa Depan

Permintaan global yang meningkat terhadap produk kreatif Indonesia menjadi dasar pemikiran di balik penguatan sektor ini. Dengan memperkuat ekosistem melalui perusahaan induk, pemerintah bertujuan memastikan produk lokal tetap kompetitif dan terus berkembang di pasar internasional. Langkah strategis ini diharapkan berdampak positif pada pertumbuhan industri kreatif Indonesia secara keseluruhan, meningkatkan jejak global dan kontribusinya terhadap perekonomian.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
11 min
Sources
1 verified

Topics Covered

MSME DevelopmentCreative IndustryEconomic Empowerment

Key Events

1

MSME Holding Company Launch

2

Fashion and Handicraft Sector Strengthening

Timeline from 1 verified sources