Key insights and market outlook
Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, mengumumkan target produksi beras sebesar 34,77 juta ton untuk tahun 2025, yang merupakan peningkatan sebesar 13,54% dari target sebelumnya yaitu 32 juta ton. Target baru ini menandai kenaikan signifikan dari produksi 30,62 juta ton pada tahun 2024 dan merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan output pertanian.
Menteri Pertanian Indonesia, Andi Amran Sulaiman, mengumumkan bahwa negara ini menargetkan produksi beras sebesar 34,77 juta ton untuk tahun 2025. Ini merupakan peningkatan signifikan dari target sebelumnya sebesar 32 juta ton, menandai kenaikan sebesar 13,54% atau tambahan 2,7 juta ton. Target baru ini juga lebih tinggi dari tingkat produksi yang dicapai dalam lima tahun sebelumnya, yaitu: 31,36 juta ton pada 2021, 31,54 juta ton pada 2022, 31,10 juta ton pada 2023, dan 30,62 juta ton pada 2024.
Target yang meningkat ini merupakan bagian dari strategi pemerintah yang lebih luas untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan memastikan ketahanan pangan. Menteri Sulaiman mengumumkan hal ini selama rapat kerja dengan Komisi IV DPR di Gedung DPR RI, Jakarta. Pemerintah bertujuan untuk mencapai tingkat produksi yang lebih tinggi ini melalui berbagai program dan inisiatif pembangunan pertanian.
Mencapai target ambisius ini akan sangat penting bagi ketahanan pangan Indonesia dan dapat memiliki implikasi bagi pasokan beras negara dan potensi impor beras. Pemerintah menghadapi tantangan untuk mempertahankan pertumbuhan ini di sektor pertanian sambil mengatasi potensi hambatan seperti perubahan iklim, hama, dan penyakit yang dapat mempengaruhi produksi.
Rice Production Target Increase
Agricultural Policy Announcement