Key insights and market outlook
Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Rini Widyantini menyoroti pentingnya reformasi birokrasi untuk mengatasi tiga masalah utama: lamban, kurang transparan, dan terlalu kompleks. Pemerintah berupaya meningkatkan pelayanan publik melalui reformasi ini, dengan fokus pada pembangunan integritas di kalangan aparatur sipil negara. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya lebih luas untuk meningkatkan tata kelola dan efisiensi birokrasi Indonesia.
Pemerintah Indonesia telah meluncurkan upaya reformasi birokrasi besar-besaran untuk mengatasi masalah-masalah yang telah lama ada dalam layanan sipilnya. Presiden Prabowo Subianto, selama rapat kabinet pertama pada 23 Oktober 2024, menyoroti tiga masalah utama: birokrasi yang dianggap lamban, tidak bersih, dan terlalu kompleks bagi masyarakat. Penilaian ini diperkuat oleh Menteri PANRB Rini Widyantini, selama acara penandatanganan agenda reformasi nasional pada 18 November 2025.
Agenda reformasi 2025-2029 menguraikan roadmap komprehensif untuk perubahan, termasuk: - Memperkuat rekrutmen dan promosi berbasis merit - Mengimplementasikan transformasi digital dalam layanan publik - Meningkatkan mekanisme akuntabilitas
Inisiatif ini mewakili langkah signifikan menuju modernisasi birokrasi Indonesia dan peningkatan tata kelola.
Bureaucratic Reform Initiative Launch
Governance Improvement Plan Announcement