Key insights and market outlook
Pemerintah Indonesia mempercepat penyelesaian 18 proyek hilirisasi senilai Rp618,13 triliun pada akhir 2025. Proyek-proyek ini mencakup berbagai sektor termasuk mineral, batu bara, transisi energi, dan pertanian. Proyek-proyek ini diharapkan dapat menciptakan lebih dari 270.000 lapangan kerja dan mengurangi ketergantungan impor, khususnya LPG melalui pengembangan DME. Total investasi diperkirakan mencapai US$38,63 miliar. Proyek-proyek ini saat ini berada pada tahap studi kelayakan dan dikoordinasikan oleh berbagai lembaga pemerintah.
Pemerintah Indonesia tengah mendorong 18 proyek hilirisasi besar senilai Rp618,13 triliun (sekitar US$38,63 miliar) dengan target penyelesaian studi kelayakan pada akhir 2025. Proyek-proyek strategis ini mencakup berbagai sektor termasuk mineral dan batu bara (8 proyek), transisi energi (2 proyek), ketahanan energi (2 proyek), pertanian (3 proyek), dan kelautan-perikanan (3 proyek).
Proyek-proyek ini merupakan bagian dari strategi Indonesia untuk mempercepat industrialisasi dan menciptakan lapangan kerja signifikan di berbagai wilayah. Inisiatif ini diharapkan dapat menghasilkan lebih dari 270.000 lapangan kerja berkualitas dengan gaji di atas UMR. Program ini dipimpin oleh Kementerian ESDM bersama lembaga pemerintah lain dan Danantara, lembaga pengelola investasi nasional.
Studi kelayakan untuk proyek-proyek ini telah diserahkan kepada Danantara pada Juli 2025. Dokumen masih dalam proses penyempurnaan, namun pemerintah optimis target akhir tahun dapat tercapai. Danantara, dengan kapasitas pendanaan besar, bertanggung jawab untuk penyempurnaan teknis dan struktur keuangan proyek.
Danantara telah mengamankan komitmen pendanaan US$7 miliar dari berbagai sovereign wealth fund internasional, termasuk USD 4 miliar dari Qatar, USD 2 miliar dari China Investment Corporation, dan investasi dari Russian Direct Investment Fund. Diskusi lanjutan sedang dilakukan dengan investor global lain untuk mendukung proyek strategis ini.
Implementasi proyek hilirisasi ini diharapkan menjadi katalis transformasi ekonomi Indonesia. Dengan meningkatkan nilai tambah melalui industrialisasi, Indonesia bertujuan mencapai kemandirian ekonomi yang lebih besar dan mengurangi ketergantungan pada barang impor. Proyek ini juga diharapkan berkontribusi positif pada neraca pembayaran nasional dan memperkuat posisi Indonesia di pasar komoditas global.
Hilirisasi Project Completion Target
Strategic Investment Announcement
International Funding Commitment