Key insights and market outlook
Menteri Pertanian Indonesia, Andi Amran Sulaiman, mengumumkan rencana untuk menghentikan impor gula putih tahun depan melalui pengembangan tebu yang dipercepat, terutama di Jawa Timur yang menyumbang lebih dari 50% produksi tebu nasional. Pemerintah menargetkan perluasan lahan tebu sebesar 100.000 hektar secara nasional, dengan 70% di antaranya di Jawa Timur. Inisiatif ini termasuk penyediaan 100 traktor dan mesin pertanian lainnya untuk mendukung petani.
Menteri Pertanian Indonesia, Andi Amran Sulaiman, mengumumkan rencana ambisius untuk mencapai swasembada gula tahun depan melalui program pembangunan pertanian komprehensif. Strategi ini berfokus pada Jawa Timur, yang saat ini menyumbang lebih dari 50% produksi tebu nasional.
Pemerintah berencana untuk memperluas lahan tebu sebesar 100.000 hektar secara nasional, dengan porsi signifikan - 70.000 hektar (70%) - dialokasikan ke Jawa Timur. Untuk mendukung perluasan ini, kementerian akan menyalurkan 100 traktor dan mesin pertanian penting lainnya kepada petani lokal. Kebutuhan awal adalah sekitar 35.000 hektar, namun lahan cadangan yang tersedia mencapai 68.000 hektar, memberikan landasan solid untuk target ambisius ini.
Pengembangan akan dilaksanakan secara bertahap mulai sekarang dan berlanjut hingga kuartal pertama tahun depan. Amran Sulaiman mengungkapkan keyakinannya bahwa keberhasilan di Jawa Timur akan membuka jalan bagi swasembada nasional, dengan menyatakan, "Jika Jawa Timur berhasil, secara nasional insya Allah tahun depan kita tidak akan impor gula putih."
Inisiatif ini mewakili pergeseran signifikan dalam kebijakan pertanian Indonesia, yang bertujuan mengurangi ketergantungan pada impor gula sambil mendukung petani lokal melalui peralatan pertanian modern dan perluasan area budidaya. Keberhasilan program ini dapat memiliki implikasi positif bagi neraca perdagangan Indonesia dan ketenagakerjaan di sektor pertanian.
Sugar Import Ban Planned
Agricultural Expansion Initiative
Self-Sufficiency Target