Key insights and market outlook
Menteri Keuangan Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, tetap optimis mencapai rasio pajak di atas 10% akhir 2025. Rasio pajak turun menjadi 10,08% di 2024 dari 10,31% sebelumnya karena pertumbuhan ekonomi yang melambat, terutama di sektor swasta. Untuk meningkatkan rasio ini, pemerintah telah menerapkan berbagai paket stimulus dan penempatan dana strategis di bank untuk mempercepat pemulihan ekonomi.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan keyakinannya bahwa rasio pajak Indonesia akan meningkat di atas 10% pada akhir 2025. Rasio pajak, yang mengukur pendapatan pajak terhadap PDB, turun menjadi 10,08% di 2024 dari 10,31% pada tahun sebelumnya. Penurunan ini disebabkan oleh perlambatan aktivitas ekonomi, terutama mempengaruhi kemampuan sektor swasta untuk membayar pajak.
Untuk mengatasi tantangan ini, pemerintah telah meluncurkan beberapa paket stimulus ekonomi dan melakukan penempatan dana strategis di bank untuk menghidupkan kembali pertumbuhan ekonomi. Langkah-langkah ini diharapkan dapat secara bertahap meningkatkan rasio pajak seiring dengan peningkatan aktivitas ekonomi. Purbaya menekankan bahwa perlambatan ekonomi di kuartal ketiga menjadi faktor utama di balik penurunan rasio pajak, terutama berdampak pada sektor swasta.
Pendekatan proaktif pemerintah mencakup berbagai langkah fiskal yang dirancang untuk merangsang pemulihan ekonomi. Dengan meningkatkan aktivitas ekonomi, pihak berwenang bertujuan meningkatkan pendapatan pajak dan memperbaiki rasio pajak secara keseluruhan. Keberhasilan inisiatif ini akan sangat penting dalam menentukan apakah Indonesia dapat mencapai target rasio pajak pada akhir 2025.
Tax Ratio Improvement Target
Economic Stimulus Package Announcement