Key insights and market outlook
Pemerintah Indonesia akan memulai pembangunan hunian tetap bagi korban bencana di Tapanuli, Sumatera Utara, mulai 21 Desember 2025. Menteri Maruarar Sirait mengkonfirmasi proyek ini saat melapor kepada Presiden Prabowo Subianto dalam acara perumahan di Serang, Banten. Komitmen pemerintah untuk menyediakan hunian bagi warga terdampak menunjukkan fokus pada upaya pemulihan pascabencana.
Pemerintah Indonesia akan memulai pembangunan hunian tetap bagi warga yang terdampak bencana di Tapanuli, Sumatera Utara, pada 21 Desember 2025. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, mengkonfirmasi dimulainya proyek ini saat melapor kepada Presiden Prabowo Subianto dalam acara akad massal 50.030 KPR FLPP dan serah terima kunci di Serang, Banten pada 20 Desember 2025.
Maruarar Sirait, yang akrab disapa Ara, menekankan kehadiran pemerintah dalam memenuhi kebutuhan warga terdampak bencana. Beliau menyatakan, "Besok pagi, kami akan berangkat ke Tapanuli Tengah, Sibolga, dan Tapanuli Utara. Negara hadir." Pernyataan ini menggarisbawahi komitmen pemerintah untuk mendukung warga yang terdampak bencana melalui penyediaan solusi hunian tetap.
Inisiatif ini mencerminkan fokus pemerintah pada upaya pemulihan pascabencana dan dedikasinya untuk menyediakan infrastruktur hunian yang esensial. Dengan memulai proyek ini, pemerintah bertujuan untuk memberikan stabilitas dan keamanan bagi komunitas yang terdampak, memungkinkan mereka untuk membangun kembali kehidupan mereka.
Pembangunan Hunian Tetap Dimulai
Komitmen Pemerintah untuk Pemulihan Pascabencana